Minggu, 14 Desember 2014

Siapakah Pelatih Timnas Senior Yang Tepat Untuk Menggantikan Riedl?

Beberapa pekan sudah Timnas Senior Indonesia meratapi kegagalan di piala AFF Suzuki 2014. Sesuai dengan kontrak yang menyatakan bahwa Riedl akan dipecat jika Timnas Senior gagal menjadi jawara di Piala AFF Suzuki 2014. Indonesia pun harus kandas di fase grup, dimana hanya bisa memperoleh 4 poin dari 3 laga yang dilakoni, yaitu seri 2-2 melawan tuan rumah Vietnam, kalah telak 0-4 dari Filipina, dan menang 5-1 melawan laos. Otomatis Indonesia tersingkir, sebab Vietnam menkoleksi 9 poin hasiltorehan yang sempurna dan Filipina medapat 6 poin dari hasil 2 kali menang dan sekali kalah. Yang berlalu biarlah berlalu, nasi sudah menjadi bubur. Pertanyaannya saat ini, siapakah sosok pelatih yang tepat untuk menangani Timnas Senior kita menggantikan Alfred Riedl? Apakah pelatih asing atau loka? Untuk hal ini News-Mojo akan mengulasnya lebih dalam.

Karakteristik pemain sepakbola Indonesia adalah bermain dengan mengandalkan kecepatan, direct footbal dan cepat melakukan counter-attack melalui umpan-umpan terobosan maupun umpan-umpan pendek. Pada saat dilatih Alfred Riedl kemarin, Timnas indonesia memakai pakem 4-2-3-1 yang mana ini bukanlah sebuah formasi yang cocok dengan karakter direct football yang biasa dimainkan pemain Indonesia. Hal ini sangat terlihat saat Timnas melakukan serangan balik bola lambat mengalir ke depan, memang formasi ini enaknya untuk karakter possesion football. Pergerakan pemain pun terbilang pasif, tidak ada dukungan yang cepat dari second line sewaktu melakukan serangan balik. Dengan kata lain, Timnas Indonesia lebih cocok dengan karakter permainan menggunakan formasi yang memungkinkan bermain dengan direct football. Contohnya formasi ultra-ofensif 4-3-3 ala Bulgaria, formasi 3-5-2 ala klub kecil liga Italy (Udinese, Napoli dll.), dan formasi 4-4-2 daun (menyerong salah satu sisinya) ala Amerika Latin.

Nah, saya kira sosok yang mungkin dapat membuat Timnas Senior kembali digdaya adalah Ivan Kolev atau Jackson Thiago. Kedua pelatih tersebut sudah mengenal karakter pemain Indonesia dan tidak akan memerlukan waktu lama untuk beradaptasi gaya permainan. Mungkin anda masih ingat ketika Indonesia tampil di piala Asia 2007 silam, dimana saat itu Timnas dilatih Kolev, berhasil menyajikan permainan yang cepat, atraktif dan efisien. Atau pelatih Jackson F. Thiago dengan strategi semi-defensive saat menghadapi lawan berat, contohnya ketika berhasil menahan imbang China 1-1 pada qualifikasi grup C Piala Asia tahun kemarin. Nah, Menurut sobat, siapakah pelatih yang pantas untuk melatih Timnas Senior kita?



0 komentar :

Posting Komentar