Tahun Suram Maskapai Penerbangan Malaysia

Insiden hilanganya pesawat ini menjadi catatan kelam bagi dunia penerbangan Malaysia di penghujung tahun 2014 ini. Karena sebelumnya sudah terjadi dua kali kecelakaan pesawat dari maskapai penerbangan Malaysia di tahun yang sama.

Review Game: Crysis 3, Misi Menyelamatkan Bumi

Di awal permainan game Crysis 3 ini dikisahkan bahwa Prophet sedang tertidur di dalam Cryo­tube yang di sim­pan oleh CELL, perusahaan yang merancang dan membuat Nanosuite. Ia kemudian dibebaskan oleh Psycho, selaku pimpinan pemberontak yang tidak suka de­ngan CELL.

Satelit Buatan Indonesia Akan Diluncurkan Tahun Ini

Indonesia selama ini masih bergantung pada satelit buatan asing, karena memang satelit Indonesia masih dibuat di negara lain. Menanggapi hal tersebut, Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) berusaha untuk secepatnya mandiri.

Proyek PRISM, AS Mata-Matai Internet Dunia

Pemerintah Amerika serikat memberikan NSA akses ke data pengguna internet pada beberapa perusahaan teknologi untuk memata-matai aktivitas mereka. Proyek tersebut ialah PRISM, singkatan dari Planning Tool for Resource Integration, Synchronization and Management.

Thailand Juarai AFF Suzuki Cup 2014

Tim Nasional Thailand akhirnya memastikan diri menjadi kampiun AFF Suzuki Cup 2014 usai menang dengan agregat 4-3 atas Malaysia. Sebelumnya di babak final leg pertama yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand unggul 2-0 atas Malaysia.

Selasa, 31 Maret 2015

Sennheiser IE 80, IEM Premium Dengan Fitur Sound Tuning

Kehadiran Sennheiser IE 80 yang menggantikan IE 8 merupakan salah satu upaya Sennheiser untuk menghadirkan line-up earphone yang lengkap. Selain mengalami  perubahan  nama,  IE  80 dihadirkan dengan desain yang lebih menarik serta melapisi sebagian bodinya dengan bahan metal yang membuatnya terlihat lebih mewah dibandingkan pendahulunya.

Penggunaan lapisan material logam ini dipadukan dengan penggunaan warna titanium pada bagian bodi plastiknya. Hal ini tentunya berbeda dengan IE 8 yang menggunakan material plastik diseluruh permukaannya dan dipadu dengan warna hitam yang membuatnya terlihat sedikit kuno.

Dalam hal kenyamanan, IE 80 menghadirkan kenyamanan yang baik. Penggunaan dalam waktu yang lama bukan menjadi masalah untuk IEM premium ini. Untuk Anda yang memiliki lubang telinga berukuran besar maupun kecil, Sennheiser turut menyediakan berbagai macam pilihan eartips untuk Anda. Terhitung ada 16 buah eartips yang dapat anda pergunakan untuk mendapatkan kenyamanan yang lebih baik ketika menggunakan IEM ini.

Untuk pengujian kali ini, kami menggunakan beberapa genre musik sekaligus, yaitu Progressive Rock (Dream Theater – Fatal Tragedy), Metal (Avenged Sevenfold – Save Me), Pop (Celine Dion – The Power of Love), KPOP (PSY - Gangnam Style) dan Jazz (Norah Jones – Come Away with Me) untuk mewakili karakter suara IE 80 ini.

IE 80 menawarkan soundstage dan kualitas suara yang tetap terjaga. Dentuman bassnya tergolong baik. Frekuensi middle yang dihasilkan terdengar cukup tebal dan lantang sehingga lagu-lagu yang menonjolkan vokal lebih enak didengar. Treble-nya tergolong pas untuk memenuhi berbagai lagu yang kami gunakan untuk pengujian kali ini. Staging yang dimiliki IEM ini terdengar luas hingga membuat kami merasa berada di tengah-tengah konser.
Spesifiaksi Sennheiser IE 80
Freq. Response
10 - 20.000 Hz
Impedance
16 ohm
Panjang Kabel
1,2 meter
Paket penjualan
Protective case, eartips (8 pasang), cable clip, earhooks, sound adjustment and cleaning tools
Harga
   Rp. 3.950.000

Aspek plus dan minus:
(+) Staging luas dengan detail suara yang baik untuk sebuah IEM
(+) Karakter natural cocok untuk seluruh genre lagu
(+) Sound tuning untuk penggemar bass

Kesimpulan:
In ear monitor premium dari Sennheiser ini kembali menghadirkan fitur sound tuning yang membuat penggunanya dapat mengatur tingkat bass sesuai dengan keinginan.

WDC My Book For Mac, Media Penyimpanan Ekstra Untuk Mac Anda

Meski tidak jauh berbeda dengan WDC My Book Studio, namun terdapat perbedaan yang cukup mencolok pada casing-nya. Jika WDC My Book Studio menggunakan casing metal berlapis aluminium, maka saudara kembarnya ini hanya menggunakan casing yang terbuat dari plastik. Penggunaan material plastik tentunya membuat harga produk ini menjadi lebih ekonomis jika dibanding dengan WDC My Book Studio. Meskipun terlihat biasa-biasa saja, namun produk ini menggunakan sebuah hard disk yang dapat menampung data hingga 3 TB.

Celah-celah pada bodi hard disk eksternal ini memang sengaja dibuat agar hard disk di dalamnya tidak kepanasan meski dioperasikan dalam waktu yang cukup lama. Dengan mengandalkan sebuah hard disk 3,5 inci, Anda harus menggunakan adaptor agar WDC My Book For Mac ini dapat beroperasi. Hadirnya tombol power On/Off pada sisi belakang membuat Anda tidak harus mencabutnya langsung dari adaptor jika ingin mematikannya.

Bagi Anda yang masih setia dengan OS buatan Microsoft, Anda tidak perlu kecil hati. Pasalnya, WDC My Book For Mac ini masih dapat beroperasi pada sistem operasi Windows sekalipun. Meskipun hard disk eksternal ini datang dengan file sistem HSF+ Journaled, namun anda dapat memformatnya menjadi NTFS agar file di dalamnya dapat diakses melalui berbagai macam sistem operasi.

Saat kami mengujinya dengan sistem operasi Mac menggunakan software Blackmagic Disk Speed Test, kecepatan membaca yang diraih sebesar 133,6 Mb/s. Sedangkan untuk kecepatan menulis, hard disk ini dapat berlari hingga 113,8 Mb/s. Ketika pindah menggunakan Windows, dengan software ATTO, write speed yang diperoleh adalah 135,04 Mb/s sedangkan read speed yang didapat adalah 137,76 Mb/s. Sementara skor 1930 untuk secondary storage muncul saat pengujian menggunakan PCMark 7 berakhir. Saat memindahkan file sebesar 1 GB dari PC, hard disk eksternal ini butuh waktu 15 detik. Sebaliknya, dari hard disk eksternal ke PC memakan waktu 10 detik.
Spesifiaksi WDC My Book For Mac
Kaspasitas
3 TB
Interface
USB 3.0
HDD Form Factor
3,5 inch
HDD Rotational Spees
7.200 rpm
HDD Cache
   64 MB
Bobot
   865 gram
Fitur Khusus
   WD Security

Aspek plus dan minus:
(+) Celah-celah pada bodi membuat suhunya tetap sejuk
(+) Terdapat tombol power pada sisi belakang
(+) Tersedia dalam beragam kapasitas, mulai dari 640 GB hingga 3 TB

Kesimpulan:
Dengan desain yang minimalis dan embel-embel Mac, WdC My Book For Mac ini cocok untuk digunakan sebagai media penyimpanan eksternal pada iMac maupun MacBook. Hard disk eksternal ini juga sudah terformat dengan file sistem HSF+ Journaled.

Sound Blaster Tactic3D Wrath, Headsetnya Gamer Kelas Berat

Creative, perusahaan yang bergerak di bidang aksesoris audio, seperti sound card, speaker, headphone, hingga headset, baru-baru ini menghadirkan produk terbarunya. Produk headset-nya kali ini mempunyai kualitas suara yang baik dan inovatif. Wireless headset terbarunya kali ini diberi nama Sound Blaster Tactic3D Wrath. Headset besutan Creative ini memiliki suara yang tajam dan baik. Dilihat dari bentuknya, headset ini sangat cocok untuk gamer karena memiliki desainm yang keren. Selain itu, fitur surround yang dimiliki headset ini akan membantun gamer ketika bermain game FPS.

Driver pada headset ini diklaim mampu menampilkan frekuensi suara 20 - 20.000 Hz dengan sensitivitas 102 dB. Untuk mikrofonnya, headset ini memiliki frekuensi 100 - 7.000 Hz. Impedance pada headset ini juga terbagi dua, yaitu 40 ohm untuk headphonenya dan <2.2k ohm pada mikrofonnya.

Sound Blaster Tactic3D Wrath memiliki sebuah tombol power yang digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan headset. Selain itu, mikrofon dari headset ini dapat dipasang maupun dilepas. Untuk mikrofon, headset ini telah menyediakan tombol power untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi mikrofon. Anda tidak akan direpotkan oleh driver karena headset ini telah mendukung fitur plug and play.

Untuk keperluan gaming kelas berat, Creative telah menyediakan software tambahan untuk pengaturan lebih lanjut. Sayangnya, software tersebut tidak disediakan dalam paket penjualannya. Namun, Anda dapat men download software tersebut di website resmi Creative. Bagi Anda para pro-gamer, kemudahan ini ditunjukkan oleh Creative melaluin software tersebut. Pasalnya, Anda tidak perlu mengotak-atik pengaturan secara manual untuk bermain suatu game karena pada software tersebut, Creative telah menyediakan berbagai profile dari berbagai jenis game. Hal ini tentunya sangat membantu Anda, para gamer.
Spesifiaksi Headset Sound Blaster Tactic 3D Wrath
Frequency Response
headphone 20 – 20.000 Hz
microphone 100 – 7.000 Hz
Impedansi
headphone 40 ohm
microphone <2,2k ohm
Panjang Kabel
1,8 m
Bobot
453 gram
Sensitivitas
headphone 102 dB
microphone -40 dB
Paket penjualan: Manual, Wrath Wireless USB Transmitter, Microphone, USB cable

Aspek plus dan minus:
(+) etail suara tergolong baik di game
(+) Ear-pad tegolong nyaman ketika digunakan dalam waktu lama
(+) Positioning objek yang bergerak pada game terdengar jelas

Kesimpulan:
Selain hadir dengan media wireless, headset ini cocok bagi Anda para pro-gamer. Aliran suara terdengar jernih untuk game-game yang mendukung surround audio karena dilengkapi dengan profile dari berbagai genre.

Plantronics Voyager Legend, Headset Cerdas Nan Canggih

Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melakukan komunikasi menggunakan smartphone, perangkat ini dapat dijadikan teman setia gadget anda. Pasalnya, Plantronics Voyager Legend dapat membantu Anda untuk menjawab telepon, maupun ketika anda akan melakukan panggilan telepon.

Headset ini memiliki dua tombol, tombol yang berada di sisi belakang, berfungsi untuk menjawab serta menutup telepon. Sedangkan tombol yang berada di sisi bawah memiliki tiga fungsi, mengaktifkan voice command, sebagai tombol play/pause saat streaming audio, dan menonaktifkan  microphone  ketika  menelepon.

Kehadiran teknologi voice command, membuat segalanya terasa mudah. Untuk mengoperasikannya, anda hanya perlu menyalakannya lalu mengatakan sebuah kata kunci. Cukup katakan "pair mode" untuk mengoneksikan ponsel dengan Bluetooth, atau "answer" untuk menjawab telepon, dan "ignore" untuk menutup telepon.

Di balik kesan minimalis yang ditampilkannya, headset Bluetooth ini memiliki segudang fitur. Contohnya saja, fitur  noise canceling, wind cancelling,  teknologi  multipoint, sweat proof, dan teknologi smart sensor. Fitur noise cancelling akan membuat suara anda akan terdengar jelas meskipun anda sedang berada ditengah-tengah keramaian seperti pasar dan bandara. Sedikit berbeda dengan fitur noise cancelling , fitur wind cancelling  akan memblokir suara-suara angin yang ada di sekitar sehingga anda dapat berkomunikasi dengan suara yang terdengar jelas.

Untuk anda yang memiliki lebih dari satu ponsel, fitur multipoint yang dimiliki Plantronics Voyager Legend ini dapat membuatnya terkoneksi dengan dua buah handphone sekaligus. Selain terkoneksi dengan dua buah ponsel, anda juga dapat menjawab telepon ketika terdapat panggilan masuk. Sedangkan teknologi smart sensor akan berfungsi saat anda memakai maupun melepas headset dalam keadaan pairing.

10 Perusahaan Internet Yang Dahulu Diprediksi Memiliki Masa Depan Cerah, Namun Kini Terpuruk

Benar kata pepatah yang menyatakan bahwa "nasib seseorang tak bisa diduga", hal ini pulalah yang terjadi pada industri start-up (berbasis internet) yang pada awal perjalanannya mulus, namun kini terpuruk. Pada awalnya, perusahan-perusahaan berikut ini diprediksi memiliki masa depan yang cerah. kini, kondisi perusahaan-perusahaan ini cukup mengkhawatirkan. Siapa sajakah mereka, yuk kita bahas satu per-satu perusahaan-perusahaan tersebut.

1. Last.fm
Stasiun radio online ini diprediksi sebagai format radio masa depan. Sayangnya, perusahaan ini gagal secara finansial. Last.fm masih beroperasi di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris. Namun, untuk mendengarkan siarannya melalui aplikasi desktop kini dikenakan biaya.

2. Yahoo!
Pelopor Internet, Yahoo!, sudah "sakit" selama bertahun-tahun. Para analis berharap, mantan Wakil Presiden Google yang kini menjadi CEO Yahoo!, Marissa Mayer, bisa membawa perubahan positif. Pada kuartal ketiga tahun 2012, pendapatan Yahoo! mengalami stagnasi dari tahun sebelumnya. Selama empat tahun terakhir, Yahoo! menujukkan pertumbuhan pendapatan negatif.

3. Napster
Pada masa jayanya di akhir tahun 90-an, Napster menjadi platform berbagi musik yang revolusioner. Lalu lintas pengiriman data melalui jaringan peer-to-peer Napster sangat besar. Karena Napster digunakan untuk mendownload musik secara ilegal, layanan ini akhirnya ditutup. Tujuan Napster untuk meng ubah model pasar musik legal akhirnya tidak tercapai.

4. MySpace
Antara tahun 2005 sampai 2008, MySpace menjadi jejaring sosial yang paling banyak dikunjungi. Pada tahun 2009, Penggunan MySpace masih tercatat sekitar 270 juta. Namun jumlahnya menyusut menjadi hanya 33 juta pada tahun 2012. Pada tahun 2005, MySpace dibeli oleh News Corporation dengan nilai US$580 juta dan dijual kembali pada tahun 2011 dengan nilai US$35 juta.

5. Zalando 
Penjual online membangun pusat gudang baru, Zalando, dengan biaya US$221,6 juta. Tak lama kemudian, perusahaan ini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Pada tahun 2010, Zalando mencatat kerugian sebesar US$26,59 juta. Untuk tahun 2012, perusahaan ini ditargetkan meraih pendapatan US$1,3 miliar, namun sampai saat ini, datanya belum tersedia.

6. Second Life
Di Second Life, pengguna bisa membuat avatarnya sendiri. Perusahaan yang dulu dikenal karena bisa mengakomodasi alter-ego penggunanya secara digital, kini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan karena software-nya yang kurang stabil dan kasus kriminal berupa pornografi anak. Dunia artifisial ini juga sedang berjuang menghadapi penurunan jumlah pengguna, dari 1,7 juta di tahun 2007 menjadi hanya 1 juta di tahun 2012.

7. VZ Network
Pesaing Facebook di Jerman, studiVZ (target pengguna: mahasiswa), didirikan pada tahun 2005. Tak lama setelahnya, sch├╝VZ (target pengguna: mahasiswa) dan meinVZ (tanpa target pengguna spesifik) diperkenalkan sebagai layanan tambahan. Ketika Facebook semakin populer di Jerman, pengguna VZ semakin menyusut, dari lebih dari 360 juta pada bulan November 2010 menjadi 25 juta pada November 2012.

8. Groupon
Bagi Groupon, kini hanya ada kabar buruk. Pada awal tahun 2012, Komisi Sekuritas dan Bursa menemukan penyimpangan dalam pembukuan Groupon yang disusul dengan kerugian sebesar US$350 juta. Groupon juga dikabarkan berseteru dengan mitra bisnisnya.

9. Zynga
Zynga adalah perusahaan de ngan jumlah programer terbesar sekaligus operator mini-game terbesar untuk Facebook. Namun, game populer seperti Farmville dan Mafia Wars tidak mampu menghasilkan keuntungan besar. Pada Oktober 2012, Zynga melakukan pengurangan karyawan sebanyak 5%.

10. Instagram
Sebuah posting di blog Instagram memancing kemarahan pengguna. Layanan photo sharing ini dalam terms and conditions-nya menyebutkan bahwa mereka berhak menjual foto-foto yang di-upload penggunanya kepada pihak ketiga. Instagram sudah menghapus kalimat yang mengundang kontroversi itu dari blognya. "Semua ini hanya salah faham," dalih mereka.