Sabtu, 21 Februari 2015

Linux Rilis Kernel Versi 3.19 Yang Mendukung AMD HSA dan Grafik Intel Skylake

Linus Benedict Torvald, sang founder sistem operasi Linux, bekerja sama dengan ribuan developer di seluruh dunia dalam mengembangkan kernel Linux terbaru. Ia mengumumkan pada tanggal 8 Februari kemarin telah meluncurkan Kernel Linux 3.19 yang membawa dukungan bagi teknologi prosesor terkini, yaitu AMD HSA dan Grafis Skylake. Linux merupakan salah satu sistem operasi terbesar kedua untuk ranah komputer setelah Microsoft Windows. Walaupun memang Linux jarang di adopsi oleh mayoritas pengguna PC, namun Linux telah di adopsi sebagai basis OS untuk perangkat Non PC. Sebut saja Server dengan Centos/Ubuntu sampai untuk mobile seperti Android, Tizen, Chrome OS dsb berbasis Linux.
Nah, ada kabar terbaru nih sob, dimana Linux foundation beberapa waktu yang lalu mengupdate kernel Linux ke versi 3.19. versi terbaru ini membawa beberapa perbaikan bug disertai dengan dukungan beberapa teknologi dari hardware terbaru, salah satunya ialah dukungan terhadap teknologi HSA (Heterogeous System Architecture). Apa saja update di kernel linux terbaru ini?

1. HSA Ready 
HSA adalah teknologi pengembangan AMD untuk produk line-up prosesor terbaru APU (mulai AMD Kaveri). Dimana diciptakan untuk membuat CPU, GPU dan komponen lainya yang ada di dalam Chip APU tersebut agar bisa selaras dan mudah berkomunikasi satu sama lain. Imbasnya adalah peningkatan kinerja dibanding IGP/GPU biasa. AMD pada bulan juli silam telah meluncurkan 84 patch untuk membawa dukungan HSA ini. sekarang pengguna dan developer bisa merasakan manfaat HSA tersebut secara langsung. Support HSA datang langsung dari driver kernel AMD HSA yang membawa AMDKFD driver dengan berbagai librari open source, ntuk DRM Driver yang support sendiri akan hadir di tahun ini. Untuk prodak yang siap akan HSA adalah AMD APU generasi ke empat berbasis AMD Kaveri dan generasi selanjutnya AMD Carrizo yang rencananya akan dirilis tahun 2015 ini.

2. Support Skylake Graphic
Skylake adalah generasi penerus dari processor berbasis intel Broadwell yang dirilis tahun ini. Intel Skylake membawa arsitektur terbaru serta terdapat peningkatan untuk kinerja Grafis. Skylake direncanakan akan hadir di akhir tahun ini (rencananya untuk tablet terlebih dahulu). Serta PC dekstop dan sisanya akan hadir paling cepat tahun depan.

3. Support untuk HDMI Audio di Processor berbasis Skylake

4. Dukungan yang lebih baik terhadap DPM Fan pada driver open source
Di kernel sebelumnya terdapat bug yang membuat kipas Radeon seri-R menjadi kencang tidak semestinya saat menjalankan GRUB. Kabar baiknya, AMD telah membetulkannya di kernel ini.

5. Nouveau Open Source Driver untuk kartu grafis Nvidia, bersamaan dengan kernel ini, kini support dengan Nvidia Maxwell 900 Series GPU, namun, hanya dukungan natif saja. Untuk akselerasi GPGPU belum aktif.

6. Support GPU Adreno 400
Adreno adalah Chip GPU untuk Processor Qualcomm Snapdragon yang ada di Smartphone/Tablet. Kini Linux hadir dengan dukungan native untuk chip GPU ini. Sebelumnya memang Adreno 405 telah hadir, namun itu tidak lain hanya re-branded. Adreno 400 yang dimaksud adalah untuk seri high-end Adreno 430, yang memakai arsitektur terbaru. Mendukung DirectX 11.2, Open CL 2.0, Open GL 4.3. Open GL ES 3.1 dsb.

7. Update dukungan MIPS
Update CPU code untuk produk prosesor berbasis MIPS Warior terbaru.

8. ARM Core Sight
ARM Core Sight adalah sebuah perkakas untuk de-bug code yang dikeluarkan oleh ARM untuk produk prosesor berbasis ARM, sekarang langsung digabung di versi kernel ini. 

Untuk yang masih asing dengan OS Linux, kernel ini ibaratnya program level dasar masih berbentuk mentahan. Belum bisa dipakai langsung. karena tanpa adanya tampilan antar-muka, aplikasi dsb. Untuk dijadikan menjadi OS yang bisa dipakai, terdapat Distro yang menyediakan. Sebut saja Ubuntu, Centos, LinuxMint, Mandriva dsb. Untuk Kernel 3.19 ini baru didukung oleh Exton linux dan Arch Linux. Untuk Ubuntu, direncanakan hadir di versi 15.04 (Vivid Vervet).

Dengan adanya dukungan HSA di Linux, berarti membuktikan AMD serius untuk mengembangkan HSA untuk APU miliknya. Tujuan akhirnya adalah memberikan peningkatan kinerja pada aplikasi harian. Selain itu, kernel versi ini di kelola langsung oleh sang master Linux yaitu Linus Tovald sendiri. 



0 komentar :

Posting Komentar