thumbnail

Settingan Timing RAM Ketat Untuk DDR3 dan DDR4

Posted by Aizen Sosuke on Sabtu, 31 Desember 2022

Seperti yang anda ketahui, ada setidaknya 2 variabel yang menentukan kinerja memori yang anda gunakan, yang pertama adalah Frekuensi, yang yang satunya lagi adalah Timing atau Latency. Umumnya, kinerja memori akan semakin tinggi bila frekuensinya makin besar, dan timing / latency-nya semakin kecil(atau disebut juga timing ketat/tight). Namun, kadang agak sulit untuk mencari memori yang memiliki frekuensi tinggi sekaligus ber-timing ketat, sehingga kadang kita harus melakukan trade-off antara frekuensi dan timing untuk mendapat konfigurasi yang optimal, misalnya mengecilkan frekuensi memori untuk mencari timing ketat, atau sebaliknya, melonggarkan timing untuk mendapat frekuensi lebih besar.

Dalam forum-forum diskusi IT seringkali terjadi perdebatan antara mana konfigurasi yang paling cepat: memory dengan frekuensi tinggi-timing longgar, atau memori dengan frekuensi rendah-timing ketat . Dan tentunya, jawabannya akan sangat bervariasi, bergantung kepada karakteristik platform yang digunakan, dan kapabilitas memori serta memory controller-nya sendiri.

Sejak awal kami membuat artikel mengenai optimalisasi memori DDR3 di platform AMD Trinity, kami banyak menerima pertanyaan seperti “Lebih baik berjalan di DDR4-3000 CAS Latency 14 atau DDR4-3200 CAS 16 ya?” dan lain sebagainya, yang intinya menanyakan mengenai konfigurasi RAM yang optimal.

Pengaturan timing RAM DDR4 bisa diptimalkan melalui BIOS pada motherboard. Setiap chip memori memiliki karakteristik primary timing yang berbeda-beda. Jadi disini sesuaikan dengan kemampuan memori kalian masing-masing (trial and error). Tipe chip RAM jenis DDR4 yang berbeda seperti chip Samsung D-Die, Samsung E-Die, Hynix AFR, dan Hynix MFR akan memberikan pengaturan timing yang mungkin berbeda pula, ada yang bisa di-setting hingga ketat ada yang tidak.

Di bawah ini adalah setelan Extreme Memory Profile (Intel XMP) yang bisa anda coba di komputer anda. Ujilah masing-masing timing tersebut untuk mengetahui kestabilan sistemnya, bisa dengan siftware Memtest64 atau LinX.

Setelan timing untuk RAM DDR3:

DDR3 1600      7-7-7-28 (gagal)
DDR3 1600      7-8-8-28 (gagal)
DDR3 1600      7-9-9-28  
DDR3 1600      9-9-9-28
DDR3 1600      9-10-10-28
DDR3 1600      9-11-11-28
DDR3 1600      11-11-11-28
DDR3 1866      9-9-9-28 (gagal)
DDR3 1866      9-10-10-28 (gagal)
DDR3 1866      9-11-11-28
DDR3 1866      11-11-11-28
DDR3 1866      11-13-13-36
DDR3 2133      13-13-13-36 (gagal)

Setelan timing untuk RAM DDR4:

Samsung B-Die: 12-12-12-28 / 12-11-11-28
Samsung D-Die: 13-18-18-28
Samsung E-Die :12-19-19-28
Hynix AFR: 13-18-18-28/ 12-17-17-28
Hynix MFR: 14-15-15-28/ 12-15-15-28

Semua Chip DDR4 yang aman dan stabil: 15-15-15-28/ 16-16-16-28

Pengujian saya pada RAM V-Gen Tsunami 3200MHZ (chip Samsung B-Die) RAM DDR4:

DDR4 2400      12-14-14-27 (gagal)

DDR4 2400      13-13-13-31 (Sukses dengan DDR4 G.Skill Ripjaws V 3200 MHz.)
DDR4 2400      14-14-14-32
DDR4 2400      14-14-14-34
DDR4 2400      14-15-15-30
DDR4 2400      14-15-15-35
DDR4 2400      14-17-18-28
DDR4 2400      15-15-15-36
DDR4 2400      15-17-17-35
DDR4 3200      16-16-16-36
DDR4 3200      16-18-18-36
DDR4 3200      17-17-17-39

07.15
thumbnail

Cara Setting Intel XMP (Extreme Memory Profile) di BIOS Motherboard

Posted by Aizen Sosuke on Jumat, 30 Desember 2022

Apa sih XMP itu dan gimana cara untuk mengaktifkannya? Terkadang itu suka jadi bahan pertanyaan banyak orang, terlebih lagi selalu ada pengguna baru diantara kita yang enggak terlalu tahu tentang urusan RAM maupun pengaturan bios lewat motherboard. Untuk itulah, kali ini kita bakal ungkap penjelasan detail dan mengapa pengaturan XMP bisa penting banget, maupun cara untuk mengaktifkannya.

Jadi, Apa Sih XMP itu?

Ok, XMP alias Extreme Memory profile itu sendiri awalnya diperkenalkan Intel untuk memudahkan pengaturan memori bisa berjalan sesuai dengan apa yang ditawarkan perangkat itu sendiri saat di iklankan. Contoh, ketika kalian melihat label memori misal DDR4 3200Mhz pada perangkat RAM (apapun mereknya), maka sebenernya itu tidak akan berjalan pada kecepatan tersebut secara default. Melainkan kalian harus mengaktifkannya melalui XMP profile.

Artinya bahwa fitur XMP merupakan cara paling sederhana dan mudah untuk mengatur kecepatan memori tanpa harus menjalani hal ribet yang biasa dilakukan saat kita akan overclocking memori, seperti enggak harus ngatur timing, voltase dan sebagainya. Hal yang perlu kalian jalankan adalah tinggal pergi ke opsi XMP Profile lewat bios, ganti pilihan default ke profile yang udah tersedia, itu saja.

Lalu muncul pertanyaan lain, mengapa XMP bisa ngaruh buat kinerja sistem secara keseluruhan? Dan apakah aman untuk digunakan? Pertama, XMP merupakan langkah mudah untuk melakukan OC RAM secara aman, dan itu pastinya bisa ngaruh buat hasil kinerja yang jauh lebih efektif. Lebih banyak kecepatan setidaknya bakal jadi pertanda positif buat performa.

Lalu, apakah aman untuk digunakan? Mengaktifkan XMP tidak akan mempengaruhi PC dengan cara yang buruk. Preset XMP adalah pengaturan overclock yang udah disesuaikan dengan bawaan pabrikan, meskipun terkadang suka ada pilihan perangkat memori terkadang memiliki kompabilitas saat dipasangkan dengan mobo tertentu. Namun yang pasti, semua RAM berkinerja tinggi memiliki fitur XMP ini untuk memberikan kinerja paling efektif dengan cara yang lebih mudah.
Gimana Cara Mengaktifkannya?

Setiap produsen motherboard memiliki cara tersendiri untuk mengaktifkan XMP. Langkah awal maupun penamaan terkadang suka agak beda, cuman secara umum bisa sama. Jadi, kali ini kita akan tunjukan cara termudah untuk mengaktifkan fitur ini pada beberapa brand.
Pertama untuk jajaran motherboard ASUS, biasanya penamaan mobo khusus Intel dan AMD agak sedikit beda dengan istilah XMP itu sendiri, cuma hakikatnya sama saja.
  • Langkah awalnya adalah, pergi ke bios, klik F7 untuk pergi ke Advanced Mode.
  • Kemudian masuk ke opsi AI Tweaker dibagian atas.
  • Cek pengaturan Ai Overclock Tuner, ubah pengaturan dari Auto ke D.O.C.P atau XMP untuk mobo berbasis Intel.
  • Save lalu keluar bios dan kalian udah resmi mengatifkan fitur XMP.
Untuk Gigabyte, langkahnya hampir sama, meski interface yang ditawarkan berbeda. Cara untuk mengaktifkannya adalah:
Pertama, masuk bios, ganti mode standar ke Advanced Mode dengan menekan F2
Kemudian cari opsi Tweaker, lalu ubah pengaturan Extreme Memory Profile (X.M.P) dari Disabled menjadi profile 1.
Save pengaturan dan keluar.

Untuk ASRock, langkah-langkahnya adalah:
  • Pergi ke Bios, tekan tombol F6 untuk masuk ke Advanced Mode.
  • Lihat Di Bagian OC Tweaker, ubah pengaturan Load XMP Setting dari AUTO menjadi XMP 2.0 profile
  • Simpan pengaturan dan keluar bios. Disini kalian udah mengaktifkan XMP pada mobo tersebut.
Sedangkan untuk jajaran mobo MSI kami rasa memiliki pilihan terlengkap, meskipun langkah yang hadir bisa cukup membingungkan untuk pengguna baru. Terlebih lagi karena produsen memberikan beberapa cara untuk pergi.
  • Cara pertama bisa kalian atur melalui pilihan A-XMP, dimana kalian hanya perlu menekan tombol ini ke posisi ON dan kalian udah mengaktifkan fitur tersebut. Ini bisa dibilang cara termudah dan jadi nilai keunggulan tersendiri pada mobo MSI.
  • Sedangkan untuk manual, kalian tinggal pergi ke pilihan OC, cek dibagian A-XMP, ganti pengaturan dari disabled ke Profile 2.
  • Save dan keluar bios.
Bagaimana, cukup bisa dimengerti? Kita harap sih begitu, bahkan dari apa yang kami ungkap bisa ngasih banyak manfaat buat kalian untuk mendapatkan hasil kinerja memori maupun speed sesuai dengan harapan.
16.25
thumbnail

Apa itu XMP (Extreme Memory Profile)? Bagaimana Fungsi & Kompabilitasnya

Posted by Aizen Sosuke on

Dulu (hingga sekarang) banyak pilihan motherboard tidak mengenali latensi CAS atau frekuensi RAM yang tepat. Namun, masalah ini kini dapat diselesaikan dengan mudah dengan mengaktifkan fitur XMP dalam pengaturan UEFI (atau BIOS) motherboard pengguna. Nah, banyak dari kita mungkin bertanya-tanya, apa sih yang dimaksud dengan XMP, apakah pilihan ini benar-benar menyelesaikan semua masalah kita tentang memori? Mari kita cari tahu lebih lengkap dibawah ini.

XMP atau Extreme Memory Profiles sebenarnya hadir dari teknologi Intel yang memungkinkan kita untuk mengubah beberapa pengaturan memori hanya dengan memilih profil yang berbeda, mengambil keuntungan dari kecepatan memori standar yang lebih tinggi. Pilihan ini lebih tepatnya dikatakan sebagai fitur auto OC untuk memori, jadi ini sangat ideal bagi mereka yang ingin meng-overclock memori tetapi tidak ingin mengutak-atik frekuensi, voltase, dan pengaturan waktu. XMP merupakan cara jitu untuk memulai.

Bagaimana cara kerja XMP Profile?

Ketika kita menyalakan komputer, ia melakukan power-on self-test, dimana ini merupakan bagian dari proses XMP, ia akan secara otomatis mengkonfigurasi perangkat keras yang terpasang, termasuk memori yang kita pakai. Komputer pastinya perlu mengetahui model RAM serta pengaturan waktu dan frekuensi yang ditetapkan.

Kemudian, BIOS akan menggunakan chip kecil pada modul RAM Anda yang disebut chip SPD (presence presence detect) untuk mengatur timing memori dan frekuensi dengan benar. Dan XMP adalah perpanjangan dari SPD yang menyediakan frekuensi yang lebih tinggi dan timing yang lebih ketat untuk memori pengguna agar bisa dijalankan lebih tinggi. Ini juga akan mengoreksi tegangan ekstra yang diperlukan dalam hal menyediakan overclock stabil dengan hanya mengklik satu tombol.

Profil XMP dapat diakses dari dalam BIOS pada motherboard yang didukung. Modul memori yang didukung biasanya berisi dua profil XPM berbeda dalam menyediakan berbagai pilihan overclocking. Kita hanya cukup memilih salah satu dari dua profil, simpan pengaturan Anda dan reboot. Anda dapat mengkonfirmasi overclock baru tersebut dengan menggunakan program seperti CPU-Z.
Intel Xtreme Memory Profile (XMP)
Sayangnya, perbaikan ini menyebabkan masalah tambahan – setiap kali kita mengaktifkan XMP, terkadang juga dapat mengatur frekuensi Turbo Boost ke frekuensi maksimum, yang menyebabkan silikon pada CPU memiliki usia lebih cepat. Bagi mereka yang memiliki CPU Haswell dan Ivy Bridge, ini semakin diperparah dengan masalah thermal paste yang digunakan antara penyebar panas terintegrasi CPU dan Die CPU.

Kompabilitas CPU dan memori Juga Berpengaruh

Profil XMP pada dasarnya memungkinkan RAM berkinerja tinggi, yang berjalan di atas spesifikasi DDR industri, agar diatur dengan tepat untuk sistem Anda. Hanya saja, anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya, karena tidak semua pilihan CPU dan sistem memori ideal untuk pilihan XMP. Selain bisa mengurangi umur perangkat keras anda, pilihan ini juga sangat tidak ideal untuk CPU dan RAM yang tidak memiliki basis OC, apalagi untuk CPU yang terkunci.

Selain itu, setiap kali overclocking hadir, selalu ada risiko ketidakstabilan. Meskipun, hadirnya fitur ini bisa memberikan konfigurasi yang tepat dan disertakan untuk benar-benar menguji pilihan memori spesifik yang kita gunakan. Timing, tegangan dan frekuensi diatur untuk saling melengkapi dan mengurangi sebagian besar ketidakstabilan yang dapat merayap dengan overclock manual. Tidak ada konfigurasi otomatis yang dapat memperhitungkan faktor luar seperti CPU overclock. Ini adalah sesuatu yang perlu diingat jika Anda mengalami ketidakstabilan apa pun saat melakukannya.

Intinya, dengan hadirnya XMP, pilihan ini bisa menjadi jalan pintas untuk menghadirkan kinerja yang jauh lebih tinggi bagi sistem. Karena dengan fitur tersebut, ia siap membawa pilihan memori (yang tepat tentunya) menjadi pilihan yang sangat baik untuk kinerja. Dan terkadang, banyak dari kita tidak memiliki banyak pengetahuan untuk fitur OC, sehingga pilihan ini sangat ideal bagi mereka yang menginginkan fitur OC sebagai jalan pintas untuk memulai.
16.06
thumbnail

Mengapa Laut dan Langit Berwarna Biru?

Posted by Aizen Sosuke on Senin, 19 Desember 2022


Warna langit dan air laut sama-sama biru. Karena kesamaan ini, warna langit dan laut sering dihubungkan. Bahkan, banyak orang berpendapat bahwa warna biru laut adalah pantulan langit. Tapi, benarkah demikian?

Jika kita perhatikan, saat ke pantai, warna laut mengikuti warna langit. Misalnya saja ketika senja, laut juga akan terlihat kemerahan atau jingga. Dengan kata lain, benar bahwa warna laut dan langit saling berhubungan. Tapi, warna dari keduanya terjadi secara indipenden (tidak terkait) juga.

Pernyataan di atas mungkin terdengar membingungkan, karena itu, saya mengutip penjelasan dari Michael Kruger, ahli fisika di University of Missouri.

"Langit berwarna biru bukan karena atmosfer menyerap warna-warna lain, tapi karena atmosfer cenderung menyebarkan cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek (biru) ke tingkat lebih besar jika dibandingkan dengan gelombang yang lebih panjang (merah)," ujar Kruger dikutip dari Scientific America.

"(Selain itu), cahaya biru dari matahari berserakan ke mana-mana dan jauh lebih banyak daripada warna-warna lainnya, jadi ketika melihat ke langit siang hari Anda akan menemui biru di mana pun," imbuhnya.

Kruger menyebut bahwa hamburan cahaya itu disebut dengan "hamburan Rayleigh". Efek ini terjadi ketika partikel yang melakukan hamburan lebih kecil dari panjang gelombang cahaya, seperti halnya nitrogen dan oksigen di atmosfer. Sedangkan warna biru pada laut disebabkan air laut menyerap sinar matahari. Ketika cahaya matahari menghantam lautan, air menyerap warna gelomban panjang (merah) dan cahaya panjang gelombang pendek (violet dan ultraviolet).

Merangkum dari Live Science, warna cahaya yang tersisa setelah penyerapan itu adalah panjang gelombang biru. Tingkat warna biru dari air tergantung dari seberapa banyak air yang tersedia untuk menyerap cahaya. Misalnya saja, air dalam gelas bening tidak memiliki molekul yang cukup untuk menyerap cahaya.

Lalu mengapa senja berwarna kemerahan?

"Ketika matahari terbenam, cahaya yang mencapai Anda harus melewati lebih banyak atmosfer dibanding ketika matahari berada di atas kepala," kata Kruger.

"Maka, satu-satunya warna cahaya yang tidak tersebar adalah dengan panjang gelombang panjang, yaitu merah," tegasnya.

Dengan kata lain, "filter" molekul yang lebih banyak sehingga senja yang sampai pada mata kita kemerahan.

Hal ini juga menjawab mengapa awan berwarna putih. Kruger mengatakan, partikel dalam bahan pembentuk awan bertanggung jawab untuk menyebarkan cahaya lebih besar dibanding panjang gelombang cahaya.

"Akibatnya, semua warna cahaya tersebar oleh lebih atau kurang dari jumlah yang sama," ungkapnya.
05.13
thumbnail

Rest In Peace, Selamat Jalan Chingku...

Posted by Aizen Sosuke on Selasa, 24 November 2020

Chingku
Hari ini Chingku, kucing jantan kesayanganku berpulang kehadirat Sang Pencipta, di usia 7 tahun kurang 2 minggu (tanggal 24 november 2020). Untuk seekor kucing kampung/domestik sebenernya umur segitu tergolong sangat maksimal, rata-rata usia kucing kampung biasanya berkisar antara 3,5-5 tahun saja. Sudah 3 bulan terakhir saya merasa badan si kucing Chingku ini tidak segempal dulu (massa otot agak berkurang), dulu biasanya kalau saya angkat akan terasa berat, tapi beberapa bulan terakhir agak ringan bobotnya. 3 minggu yang lalu Chingku sempat luka di kaki kiri depan akibat bertarung dengan kucing jantan lain di sekitar rumah saya, ada 5 lobang bekas gigitan gigi taring. Butuh waktu lebih dari seminggu untuk memulihkan luka ini, setiap hari di pagi dan sore saya teteskan antiseptik Betadine pada lukanya. Dan akhirnya dalam waktu kkurang dari 2 minggu seluruh luka sudah kering dan sembuh, kucing pun sudah bisa berjalan normal lagi (tadinya sempat pincang kaki depannya selama 1 minggu).
Chingku Tidur
2 hari yang lalu kucingku ini agak kurang doyan makan, padahal saya kasih kepala ikan gesek bandeng goreng tepung. Biasanya Chingku lahap menyantap segala jenis ikan, namun ketika itu ia cuma makan beberapa kepala ikan saja. Dan sore harinya saya berikan bagian ekor dan sirip ikan gesek tersebut plus udang goreng tepung namun Chingku tidak mau memakannya. Saya kira kucingku cuma sedang tidak enak badan saja, dan keesokan harinya, setelah subuh Chingku pulang ke rumah dan sayapun memberikannya makanan kesukaan antara lain sisa ikan gesek tadi, udang goreng tepung dan juga tempe goreng, dan kali ini ia sama sekali tidak mau memakannya. Akhirnya seharian itupun Chingku tidak makan apapun, hanya minum di ember belakang rumah sebanyak dua kali, pagi dan sore hari. Saya angkat badan dia, terasa agak lemas namun masih bisa berjalan di sekitaran rumah dan taman depan teras. Hari itu Chingku lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur di dalam rumah dari subuh hingga sore hari. Sebenarnya saya merasa khawatir akan keadaan ini.

Dan tadi pagi ia pulang lewat pintu belakang rumah ketika ibu masak di dapur, dan saya pun langsung memberinya makanan. Chingku kali ini tidak menghiraukan makanan yang saya beri di depannya, ia terus berjalan pelan menuju ruang tengah, mungkin dia mau tidur. Saya lihat badannya lebih kurus, dan langkahnya pun agak gontai tidak seperti biasanya. Saya merasa hidup Chingku sudah tidak lama lagi, hal ini terlihat saat akan memasuki tengah hari, Chingku tidur di bawah tanaman bunga di taman depan teras rumah. Dan pada pukul 14.00 ibu saya melihat Chingku sudah tidak bergerak, dan benar saja ternyata kucing kesayanganku itu telah meninggal. Badannya belum kaku, pertanda ia meninggal belum lama. Hati saya begitu sedih melihat dia terbujur tak bernyawa, setelah waktu hampir 7 tahun yang telah dilalui, berbagai suka dan duka menjadi kenangan bersama si Chingku, Sang kucing jantan merah-putih. Terima kasih selama ini sudah menghibur keluargaku dengan berbagai tingkah lucu dan menggemaskan dirimu.

Tidurlah dalam damai, kudoakan dikau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Selamat jalan kucing jantan kesayanganku yang lucu, do'aku menyertaimu. Farewell Chingku!!

22.32
thumbnail

JEDEC Resmi Rilis Spesifikasi RAM DDR5

Posted by Aizen Sosuke on Minggu, 19 Juli 2020

RAM Random Access Memory DDR5 Besutan SK Hynix
Saat jumlah inti CPU terus meningkat, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan bandwidth DRAM juga. SDRAM DDR5 akan meningkatkan kapasitas empat kali lipat per dadu dan menggandakan bandwidth efektif, sekaligus menurunkan konsumsi daya berkat penyempurnaan arsitektur.

JEDEC Solid State Technology Association telah mengumumkan spesifikasi memori DDR5 final dengan serangkaian peningkatan signifikan atas standar sebelumnya yang kini berusia lebih dari enam tahun dan sangat membutuhkan pengganti yang layak. Lagipula, badan standar membutuhkan waktu dua tahun lebih dari yang semula direncanakan untuk menyelaraskan apa yang akan terjadi selanjutnya dengan meningkatnya kebutuhan produsen sistem.

Standar DDR5 SDRAM melipatgandakan kepadatan DDR4, dari 16 Gb per die menjadi 64 Gb. Ini akan memungkinkan produsen untuk membuat DIMM dengan kapasitas hingga 2 TB. Dalam hal kecepatan data maksimum, DDR5 akan menawarkan bandwidth 6,4 Gbps, atau dua kali lipat kecepatan data DDR4. Namun, modul pertama yang menembus pasar konsumen hanya akan mampu mencapai 4,8 Gbps, yang masih merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan DDR4 maksimum 3,2 Gbps.

Persyaratan daya juga telah diturunkan. Tegangan operasi standar adalah 1,1 V pada DDR5 dibandingkan 1,2 V yang dibutuhkan untuk DDR4. Dan sementara itu mungkin tampak agak kecil, ada beberapa perbaikan arsitektur yang akan menyederhanakan desain motherboard, sambil mempertahankan jumlah 288 pin yang sama.
Desain Rancangan Die PCB DDR5 SDRAM
Desain Rancangan Die PCB DDR5 SDRAM
Modul DDR5 SDRAM tidak akan kompatibel dengan slot DDR4 saat ini. DIMM individual harus dilengkapi dengan regulator tegangan terintegrasi - JEDEC menyebutnya sebagai filosofi "pay as you go" di mana produsen hanya perlu membeli regulator tegangan sebanyak jumlah DIMM yang dipasang di sistem akhir. Tidak sepenuhnya jelas pada titik ini, tetapi ini juga dapat meningkatkan hasil serta konsumsi daya, terutama untuk aplikasi pusat data / data center.

Menariknya, setiap keping DDR5 DIMM akan bekerja dalam mode dual-channel dengan sendirinya, karena bank memori sekarang dialamatkan pada dua sub-channel 32-bit independen (40-bit untuk memori ECC), yang merupakan desain yang mirip dengan memori GDDR6 dan LPDDR4 .

Selanjutnya, panjang burst untuk masing-masing saluran tersebut telah ditingkatkan dari 8 byte (BL8) menjadi 16 byte (BL16), artinya DDR5 SDRAM akan dapat melakukan dua operasi 64 byte dalam jumlah waktu yang sama yang dibutuhkan untuk DDR4 SDRAM untuk melakukan satu saja.

Yang paling awal yang dapat kami harapkan untuk mendapatkan platform kami dengan dukungan DDR5 adalah Q4 2021-Q1 2022. Perusahaan seperti Micron dan SK Hynix sudah mengambil sampel DDR5 dengan mitra industri dan pembuatan memori DDR5 massal diharapkan akan dimulai akhir tahun ini.
06.44
thumbnail

Penemuan Fosil Humanoid Alien Atacama di Chile

Posted by Aizen Sosuke on Sabtu, 18 Juli 2020

Misteri Fosil Alien Humanoid Atacama Chile
Atacama Humanoid, sebutan ini berawal dari penemuan fosil berukuran sangat kecil, berbentuk layaknya makhluk humanoid alien di gurun Atacama, Chile pada tahun 2003 silam. Apakah hal ini akan menunjukkan pada dunia bukti eksistensi makhluk asing?

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan di surat kabar La Estrella de Arica pada tanggal 19 Oktober 2003, yang ditulis oleh jurnalis Camilo Aravena Arriagada, "semuanya dimulai pada pagi hari dimusim dingin ketika seorang pria lokal dari pampa, Oscar Muñoz, memiliki hobi mengoleksi/mengumpulkan botol dan benda-benda sisa lain yang memiliki nilai sejarah di kota-kota tua. 

"Muñoz pergi ke sebuah kota yang disebut La Noria, terletak 56 KM ke pedalaman ibukota provinsi Iquique, Chili.

Seperti biasa Muñoz menggali di daerah sekitar bekas gereja La Noria yang ditinggalkan, ia menemukan sebuah kain berwarna putih yang diikat oleh pita ungu, dan didalamnya tertapat "kerangka aneh yang tidak lebih besar dari 15 cm (seukuran pena). Kerangka itu berbentuk seperti makhluk dengan gigi keras, kepala menggembung dengan tonjolan aneh di atas kepalanya. Tubuhnya bersisik dan berwarna gelap. Tidak seperti manusia, memiliki sembilan tulang rusuk, "kata artikel di La Estrella de Arica.

Wajah Fosil Alien Humanoid Atacama
Alejandro Davalos, seorang pekerja lokal yang berteman dengan Oscar Muñoz, memotret makhluk itu, dan kasus ini cukup menerima perhatian setelah cerita dan foto diterbitkan di media massa tabloid La Cuarta Chile. Tulisan ini terkenal sensasional dengan headline mereka pada tanggal 19 Oktober 2003, "Penemuan fosil makhluk kerdil extraterrestrial mengerikan penyebab keributan di Iquique!". Karena telah menjadi bahan perbincangan dan faktor ekonomi, Muñoz kemudian menjual fosil tersebut kepada seorang pengusaha lokal yang memiliki sebuah pub di Iquique sebesar 30.000 peso (sekitar $64). Pemilik baru itu kemudian menjual fosil itu lagi kepada seorang pengusaha Spanyol Ramón Navia-Osorio dengan harga yang jauh lebih besar kemudian dibawa ke Spanyol, dan fosil inipun menghilang dari pembicaraan publik.

Spekulasi asal usul fosil tersebut pun kian bermunculan. Mario Pizarro pengamat UFO di Chili belum bisa berkomentar banyak tentang bagaimana asal usul fosil tersebut dan bahkan dia menolak jika orang-orang mengkaitkan asal fosil itu ada kaitannya dengan ekstrateresterial karena menurut dia di La Noria kaya akan aktifitas gaib/paranormal.

Seorang ahli biologi dari Universitas Arturo Prat, Dr, Walter Seinfeld, bahkan lebih skeptis lagi. Dia mengatakan kepada surat kabar bahwa Arica, "tanpa diragukan lagi itu adalah mamalia dan saya hampir yakin bahwa adalah bagian dari makhluk hidup," meskipun ia menjelaskan bahwa ia tidak bisa memberikan pendapat lebih definitif tanpa memeriksa makhluk tersebut lebih jauh.

Pertanyaan yang muncul saat ini adalah, Apakah penemuan fosil ini asli tanpa adanya rekayasa Jawabannya, bisa IYA bisa TIDAK. 
Hasil Rontgen Sinar-X pada Fosil Humanoid Alien Atacama
Hasil rontgen sinar-X pada Fosil Humanoid Atacama

Sebuah acara TV selama 7 menit tentang kasus ini ditayangkan oleh Chile Megavision Channel V tak lama setelah penemuan makhluk itu diterbitkan dalam pers lokal. Anda sekarang dapat melihat program ini di YouTube dalam bahasa Spanyol, dan itu menunjukkan persis lokasi di mana makhluk itu ditemukan, serta wawancara dengan Oscar Muñoz, orang yang menemukannya, Alejandro Davalos, yang pertama untuk memotret fosil makhluk tersebut, dan juga Chili ufologist Rodrigo Fuenzalida, direktur kelompok riset AION UFO.

Tayangan program ini dilakukan pada tahap awal dari Noria kasus La, ketika fosil makhluk kecil itu dimiliki oleh pemilik pub dari ibukota provinsi dari Iquique. Selanjutny Oscar Muñoz tidak muncul dalam program ini karena ia mungkin lebih menginginkan uang yang lebih besar ketimbang popularitas sehingga pihak tv tidak bisa memberi kelanjutan tayangan program tv tersebut.

Dukungan Ilmiah Meyakinkan
Ramón Navia-Osorio sungguh-sungguh berupaya untuk memiliki fosil makhluk ini dianalisa oleh para ilmuwan terkemuka dan juga dari pihak medisr, meskipun sebagian besar dari mereka tampak enggan untuk terlibat. Pada tanggal 5 Juli 2004, makhluk itu dibawa ke Royal Academy of Sciences di Barcelona, ​​di mana ia diperiksa oleh beberapa dokter, ahli biologi dan ahli zoologi yang namanya turut disertakan dalam laporan Navia-Osorio. Dia mengeluh tentang sikap berpikiran tertutup dari banyak ilmuwan dari Universitas Complutense yang cukup bergengsi di Madrid dan lembaga akademis lainnya. Ia mengklaim bahwa beberapa profesor ini akan mengakui bahwa ada sesuatu yang benar-benar unik dan aneh tentang makhluk itu, tapi akan menolak untuk menyatakan hal yang sama dalam bentuk laporan tertulis atau bahkan audio atau merekam video.
Perbandingan rontgen kerangka janin manusia Vs Humanoid Atacama

Navia-Osorio menyediakan teks dua dokumen ilmiah dalam laporannya. Yang pertama adalah "radiologi" Laporan itu ditandatangani oleh dokter E. Feijoo, C. López dan JM Colomer. Pada dasarnya terdiri dari penjelasan rinci tentang makhluk itu sendiri tetapi jelas menghindari memberikan kesimpulan apapun tentang asal-usulnya. Hal ini jelas dari laporan ini, bagaimanapun, bahwa makhluk itu bukan tipuan mentah seperti yang disarankan oleh seorang ilmuwan Complutense yang menyarankan (sambil tetap anonim) yang semuanya adalah tipuan yang dibuat dengan tulang burung.

Dokumen ditranskripsi kedua adalah laporan medis forensik ditulis oleh Dr Francisco Etxeberria Gabilondo, seorang profesor hukum dan Kedokteran Forensik di Universitas Basque Country, dan spesialis Antropologi Forensik dengan Universitas Complutense, yang menulis studi di warisan dari IIEE.

Dr Etxeberria menulis bahwa, "itu adalah tubuh mumi dengan semua karakteristik janin yang khas. Tubuh memiliki panjang 15 cm dan menampilkan semua struktur dan hubungan anatomi normal untuk kepala, batang dan ekstremitas "Dia melanjutkan dengan penjelasan rinci dari setiap bagian dari tubuh dan akhirnya memberikan pandangannya secara keseluruhan:

"Secara keseluruhan, proporsi struktur anatomi (kerangka dan bagian lembut), tingkat perkembangan masing-masing dari tulang dan konfigurasi makroskopik nya, memungkinkan kita untuk menafsirkannya tanpa keraguan lagi bahwa ini adalah janin mumi normal Keduanya ... berdasarkan total panjang tubuh serta panjang tulang, dapat diperkirakan bahwa itu adalah janin dalam periode kehamilan perkiraan mendekati 15 minggu. "
Penelitian Ilmiah Fosil Alien Humanoid Atacama
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana janin ini, kalau itu apa itu, muncul di daerah ditinggalkan dekat gereja tua La Noria di mana ia ditemukan oleh Oscar Muñoz terbungkus kain. Jelas tidak ada yang tahu tapi Dr Etxeberria berspekulasi bahwa hal itu bisa agak tua tapi mungkin bukan janin mumi kuno. Dia menjelaskan bahwa karena kurangnya flora bakteri dalam tabung pencernaan, yang mana pembusukan mayat bisa saja langsung dimulai, dan ada juga faktor-faktor lainnya sehingga janin bisa dipertahankan cukup baik. Untuk ini kita harus menambahkan perkiraan kondisi lingkungan wilayah Atacama, yang merupakan gurun terkering di Bumi, dan sangat cocok untuk pelestarian benda dari berbagai jenis. Bahkan, daerah dekat kota Arica terkenal mumi berusia 10.000 tahun yang jauh lebih tua daripada yang dari Mesir, tapi Dr Etxeberria menjelaskan bahwa itu tidak mungkin menggeser perkiraan usia fosil menjadi sangat tua atau berusia ratusan tahun.

Sebuah film dokumenter dari 'Sirius,' Steven Greer's yang akan dirilis pada 22 April 2013 mendatang mencoba menunjukkan pada dunia tentang Kasus Penemuan Fosil Humanoid Alien Atacama Yang Menggemparkan ini. Kekuatan di belakang "Sirius" ini adalah Steven Greer, seorang mantan dokter medis darurat. Dia aktif untuk mendorong agar pemerintah AS untuk mengungkapkan informasi tentang realitas alien.

Kembali lagi pada pertanyaan, apa sebenarnya makhluk tersebut? Apakah medis bisa salah mendeskripsikan anatomi dari fosil Atacama ini?
06.42
thumbnail

Malapetaka Di Dunia Arab Dalam Catatan Sejarah

Posted by Aizen Sosuke on Jumat, 17 Juli 2020

Ada tiga bentuk malapetaka yang pernah dan sedang menimpa dunia Arab: perang saudara, serbuan pasukan luar, dan gabungan antara keduanya. Kita lihat dulu Perang Onta dan Perang Shiffin. 

Perang saudara era awal bisa dicatat sebagai Perang Onta antara pasukan Ali bin Abi Thalib dan pasukan 'Aisyah dengan kekalahan di pihak 'Aisyah. Ironisnya, yang terlibat dalam perang ini adalah orang yang sangat dekat dengan Nabi SAW. 'Aisyah adalah janda Nabi SAW, sedangkan Ali adalah sepupu dan menantunya, suami Fatimah Zahra, putri Nabi SAW dengan Khadijah binti Khuwailid. 

Perang Onta ini adalah fitnah (malapetaka) pertama yang mengguncangkan komunitas Muslim yang baru sekitar 24 tahun sepeninggal Nabi SAW. Kita tak perlu terjebak dalam teori yang ruwet tentang penyebab meledaknya peperangan ini karena jelas berkaitan dengan masalah politik kekuasaan. 

Ketidaksenangan 'Aisyah terhadap Ali adalah di antara faktor utama mengapa dia berpihak kepada Thalhah bin Ubaidillah al-Taimi dan Abdullah bin Zubair al-Awwan yang menjadi pesaing Ali untuk posisi kekhalifahan. Ali naik takhta pada 656, tahun terbunuhnya Usman bin 'Affan sebagai khalifah ketiga dalam urutan al-khulafa' al-rasyidun. 'Aisyah dan Ali adalah kader Nabi SAW yang mengerti agama dengan mendalam. 

Ternyata, dimensi manusiawi dari dua tokoh ini telah mengalahkan pertimbangan agama saat digumulkan dengan masalah politik kekuasaan. Tetapi Perang Onta belum memunculkan sekte-sekte dalam komunitas Muslim Arab, seperti yang kemudian berlaku akibat Perang Shiffin, setahun sesudah Perang Onta. 

Jika Perang Onta dengan skala yang masih terbatas, Perang Shiffin (657) antara Ali dan gubernur Suriah Mu'awiyah bin Abi Sofyan yang berlangsung selama tiga bulan, skalanya sudah menjadi luas dan sangat berakibat jauh, menembus bilangan sampai hari ini. Ali dari pihak Bani Hasyim kini berhadapan dengan Mu'awiyah yang licik dan cerdik dari Bani Umayyah, dua bani dalam lingkungan suku Quraisy yang masih bersaudara. 

Nenek moyangnya bertemu pada nama Qushai bin Kilab, penguasa Makkah pada abad ke-5 masehi. Dalam perjalanan sejarah politik kekuasaan, jangankan perang antara dua puak, konflik berdarah antara dua saudara kandung bukanlah perkara yang mustahil, seperti yang pernah berlaku dalam dinasti Mughal di India. Aurangzeb, misalnya, tega memenjarakan ayahnya sendiri Shah Jehan, demi kekuasaan. Sultan Iskandar di Aceh kabarnya sampai hati membunuh anak laki-lakinya sendiri untuk memuluskan peluang bagi putrinya menjadi sultanah. 

Pendek kata, dalam kenyataan sejarah, nafsu kekuasaan tanpa didampingi kekuatan moral yang tangguh pasti merusak. Agama sering benar tidak berdaya. Oleh sebab itu, tuan dan puan harus siap membaca sejarah politik umat Islam menurut apa adanya. Jangan dibumbui seolah-olah kelakuan para penguasa Muslim itu pasti mengacu kepada wahyu yang memerintahkan agar orang selalu bertindak adil, nafsu jangan sekali diperturutkan. 

Perang saudara yang lebih dahsyat berlalu pada saat pasukan 'Abbasiyah yang bergerak dari Khurasan (Iran) dengan bendera hitam menggulung habis daulah Umayyah (661-749). Sisa yang berhasil menyelamatkan diri lari ke Sepanyol serta berjaya mendirikan kerajaan di sana yang bertahan selama berabad-abad dengan peradaban duniawi yang megah. Karena letaknya yang jauh di belahan Eropa, pihak 'Abbasiyah tidak mampu mengejarnya. Maka berkibarlah dua imperium Muslim Arab, satu di timur dan satu di barat dengan karya peradaban duniawi yang spektakuler. 

Mengapa saya bersikap kritikal terhadap apa yang disebut dengan penuh haru oleh sebagian kita tentang "the golden ages of Islam?" Jawabannya tidak sulit karena peradaban yang semisal itu dapat saja diciptakan manusia tanpa bantuan wahyu. Padahal, yang hendak kita bangun adalah sebuah peradaban yang mampu mengawinkan kekuatan zikir dan pikir, kekuatan langit dan bumi, sehingga fenomena modernitas Barat yang sedang kehilangan jangkar spiritual tidak ditiru dan diwarisi. 

Bagi saya apa yang berlaku pada masa "kejayaan" peradaban Islam itu tidak jauh berbeda dengan peradaban sekuler Barat sejak 400 tahun yang lalu. Dimensi duniawinya mengalahkan sisi kerohanian manusia. Akibatnya, sebuah keseimbangan peradaban umat manusia tidak pernah terwujud. Wahyu diturunkan adalah untuk menjaga dan menciptakan keseimbangan itu. 

Tidak diragukan lagi, dua imperium Muslim yang bersaingan itu telah menoreh sejarah peradaban yang sangat tinggi, jika parameter yang digunakan adalah dimensi duniawi, sebagaimana telah dikemukakan di atas. Namun, sekali digumulkan dengan perintah Alquran tetang konsep persaudaraan manusia beriman dalam politik kekuasaan, maka Anda akan sia-sia saja menemukannya.

Politik kekuasaanlah sebagai penyebab utama mengapa dunia Islam, khususnya dunia Arab, berkali-kali mengalami pukulan sejarah yang menghancurkan, tapi mereka tidak juga siuman. Tidak banyak berbeda dengan peradaban-peradaban lain yang pernah dikenal manusia, peradaban Arab Muslim juga dibangun di atas tengkorak saudaranya sendiri. Kita tidak boleh melupakan fakta hitam ini.

Sekarang kita melompat ke era Perang Salib atau al-hurub al-shalibiyah (1096-1517) dan penyerbuan pasukan barbar Mongol ke Baghdad pada 1258. Perang Salib yang berlangsung selama berabad-abad itu adalah perang antara Eropa Kristen dan dunia Arab Muslim.

Pada Perang Salib ke-3 dalam pertempuran dahsyat di Hattin pada 1187, Sultan Shalahuddin al-Ayyubi dari suku Kurdi berhasil mengalahkan pasukan Salib dengan merebut kembali Yerusalem dari tangan Kristen yang dirampasnya pada 1099, setelah jenderal legendaris ini berhasil mempersatukan Mesir dan Suriah. Dalam rahim Perang Salib inilah Baghdad dihancurkan pasukan Mongol pimpinan Hulagu yang ganas dan biadab itu. Bisa dibayangkan energi tempur dunia Arab Muslim sedang disita oleh Perang Salib, datang pula pasukan Mongol yang kemudian membenamkan imperium 'Abbasiyah yang renta untuk selama-lamanya.

Apakah Arab Muslim pandai dan mau belajar dari malapetaka sejarah ini? Jawabannya sampai hari ini nyaris negatif. Dalam hal itu, suku Kurdi yang melahirkan Shalahuddin tidak pula bisa menyatu dengan komunitas Arab ataupun Turki. Pertanyaan saya adalah di mana Alquran yang memerintahkan umat Islam untuk menguburkan "berhala" suku masing-masing dan membangun persaudaraan umat beriman di atas landasan tauhid yang sejati?

Komunitas Arab dan Turki pada saat yang sama juga memandang suku Kurdi sebagai tidak setara. Lagi-lagi, mengapa mentalitas kesukuan ini tetap saja dipelihara dengan mengorbankan perintah Alquran yang terang benderang? Masihkah kita beragama saat berurusan dengan kekuasaan? Dengan fakta ini, semangat kesukuan yang dulu oleh Nabi telah dilebur menjadi semangat persaudaraan yang luhur, kemudian mengapa warisan Nabi itu telah dibuang jauh ke dalam limbo sejarah? Atau dikubur ke bawah abu pergantian musim yang sering membawa malapetaka?

Saya khawatir bahwa yang sering berlaku dalam sejarah Muslim adalah ujung ayat 72 surah al-Ahzab, "Sesungguhnya ia [si Muslim itu] zalim dan bahlul." Sulit sekali belajar dari kelampauan sejarahnya. Jika memang itu yang berlaku, sesungguhnya lebih baik wahyu itu dicampakkan sama sekali. Untuk apa berpura-pura percaya kepada wahyu sementara kelakuan politik kita mengkhianati nilai-nilai luhur itu semua?

Dalam bacaan saya yang terbatas, tanpa adanya kesediaan umat Islam untuk keluar dari kotak-kotak Arab yang telah menguasai pemikiran Muslim sejagat selama berabad-abad, maka apa yang sering dikatakan sebagai kebangkitan Islam hanya akan berujung dengan sebuah ilusi sejarah yang meninabobokkan. Oleh sebab itu, perlu dibangun sebuah Islam yang relatif bebas dari beban sejarah yang sangat melelahkan.

Malapetaka demi malapetaka yang telah dan sedang menimpa peradaban Arab Muslim semestinya menginsafkan kita semua untuk berpikir sangat kritikal dalam menilai warisan Islam yang bercorak serba-Arab yang masih saja menjadi kiblat sebagian kita.

Dengan menyebut Arab, tidak berarti Islam dalam jubah Iran akan lebih baik untuk ditiru. Perilaku politik Iran yang eksklusif bukanlah sebuah obat penyembuh dari penyakit parah yang sedang menggeluti dunia Islam. Perebutan hegemoni antara Saudi dan Iran adalah warisan gelap sejarah masa silam mereka.

Akhirnya, penghancuran Afghanistan, Irak, Suriah, Libya, dan Yaman oleh pasukan gabungan, baik antara Arab maupun Barat, atau antara Arab sesama Arab dalam kasus Yaman, adalah simbol nyata dari suasana mental Arab yang kacau dan kehilangan perspektif masa depan. Amat memprihatinkan kita semua karena mereka adalah saudara seagama kita yang semestinya punya keawasan sejarah yang tajam.
07.35
thumbnail

Kontroversi Alih Fungsi Hagia Sophia Menjadi Masjid Oleh Erdogan

Posted by Aizen Sosuke on

Apapun alasannya, keputusan pemerintah Turki menjadikan Hagia Sophia (dalam bahasa Turki disebut Aya Sofya) di kota Istanbul sebagai masjid adalah sebuah kesalahan besar. Mengapa demikian? Sebelumnya, silakan simak dulu sejarah ringkas Hagia Sophia berikut ini. 

Dibangun pada 537, awalnya Hagia Sophia merupakan katedral Ortodoks dan tempat kedudukan Patriark Ekumenis Konstantinopel, meskipun selama 57 tahun (1204 hingga 1261) tempat ini sempat diubah oleh Pasukan Salib Keempat menjadi Katedral Katolik Roma di bawah kekuasaan Kekaisaran Latin Konstantinopel. 

Pada 29 Mei 1553, Sultan Mehmed II atau Muhammad Al-Fatih, pemimpin Kesultanan Utsmaniyah (orang Barat menyebut Kekaisaran Ottoman) saat itu, mengubah fungsi Hagia Sophia menjadi masjid, setelah ia berhasil menaklukkan Konstantinopel. Kekaisaran Ottoman adalah kekaisaran lintas benua yang didirikan pertama kali oleh suku-suku Turki di bawah pimpinan Osman Bey di barat laut Anatolia pada tahun 1299. Setelah ditaklukkan, Konstantinopel kemudian menjadi ibukota kekaisaran yang megah, dan diubah namanya menjadi Istanbul. 

Kekaisaran Utsmaniyah runtuh pada 1 November 1922, kemudian berubah menjadi negara Republik Turki di bawah pimpinan Mustafa Kemal Pasya (dikenal sebagai Kemal Attaturk) pada 29 Oktober 1923. Di bawah kekuasaan Attaturk inilah Hagia Sophia disekulerkan dan dibuka sebagai museum pada 1 Februari 1935, dan menjadikan Hagia Sophia sebagai milik bersama antara peradaban Barat dan Timur – sebuah keputusan bijak yang diapresiasi dunia. Selama menjadi museum, berbagai kalangan mempelajari peradaban bangsa-bangsa kuno dari Hagia Sophia. Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan Hagia Sophia sebagai situs budaya warisan dunia. Para arsitek juga menyebutnya sebagai keajaiban dunia ke-8. 

Namun, setelah 85 tahun sebagai museum, tiba-tiba Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jum’at 10 Juli 2020 lalu mengumumkan bahwa Hagia Sophia dialihfungsikan kembali menjadi masjid. Pengadilan Turki membatalkan status museum yang disandang situs itu, dan menyatakan bahwa penggunaannya selain untuk masjid "tidak dimungkinkan secara hukum." 

Dunia terkejut dan banyak kalangan menyesalkan keputusan pemerintah Turki tersebut. Pemimpin tertinggi Katolik Roma Paus mengaku sedih atas keputusan ini. Selain Paus, Dewan Gereja Sedunia meminta Erdogan untuk membatalkan keputusan tentang penetapan Hagia Sophia sebagai masjid. Gereja-gereja di Yunani dan Rusia pun menentang keputusan pemerintah Turki itu. Bahkan UNESCO menyebut Komite Warisan Budaya dari pihaknya akan melakukan peninjauan kembali akan status Hagia Sophia sebagai situs budaya warisan dunia. 

Setelah mengetahui sejarah ringkas Hagia Sophia di atas, sekarang silakan simak catatan kritis saya berikut ini. 
Pertama, merampas properti ibadah umat lain, meskipun dalam konteks perang sekalipun, sama sekali tidak dibenarkan. Jangankan merampas, mengusik orang yang berada di dalam rumah ibadah saja kita dilarang. Sebelum berangkat berperang, Nabi Muhammad selalu memberikan wejangan kepada pasukannya: “Janganlah kalian membunuh wanita, anak-anak, manula, dan orang-orang yang mengungsi di rumah-rumah ibadah mereka. Jangan pula kalian menebangi pepohonan, membunuh hewan ternak, dan merusak bangunan.” 

Sementara itu, Al-Quran surat Al-Hajj ayat 40 berbunyi:
“...Sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia terhadap sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, sinagog-sinagog Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.” 

Dalam ayat ini Allah menolak perusakan tempat-tempat ibadah – dan jelas disebutkan jenis-jenis tempat ibadah yang dimaksud. Dengan kata lain, tempat-tempat ibadah tersebut harus tetap dijaga keberadaan fisiknya sekaligus dipertahankan peruntukannya sesuai dengan fungsi awalnya. 

Kedua, Hagia Sophia bukanlah gereja biasa, melainkan rumah ibadah megah dan bersejarah yang merupakan simbol kebesaran dan kehormatan agama Katolik di Timur, sebagaimana Basilika Santo Petrus di Vatican. Mengambil alih dan mengubah fungsi bangunan tersebut menjadi masjid tentu saja melukai hati umat Katolik, dan perbuatan itu bertentangan dengan akhlak yang dicontohkan Nabi Muhammad. Sejarah Islam mencatat beberapa riwayat betapa Nabi Muhammad sangat menjaga kehormatan individu maupun golongan lain, meskipun setelah mereka mengalami kekalahan atau menyerah dalam peperangan. 

Nah, apa yang dilakukan Sultan Mehmed II dahulu kala itu sebenarnya bertentangan dengan Al-Quran dan tuntunan Nabi Muhammad. Jika Sultan Mehmed II benar-benar mengikuti petunjuk Al-Quran dan meneladani akhlak Nabi Muhammad, maka seharusnya ia menyerahkan kembali kepengurusan Hagia Sophia kepada umat Katolik setempat, bukan mengambil alih kepemilikannya dan mengubah fungsinya menjadi masjid. 

Adapun kebijakan Mustafa Kemal Attaturk yang membatalkan keputusan Sultan Mehmed II dan mengubah Hagia Sophia menjadi museum terbuka untuk umum, tampaknya cukup berani meskipun belum sampai pada kebenaran yang semestinya. Meski demikian, keputusan itu agaknya lebih bersifat politis, mengingat Turki yang baru mengganti sistem pemerintahannya dari Kusultanan Islam menjadi Republik yang sekuler, ingin menarik simpati negara-negara Barat. Memang harus dimaklumi, jika Attaturk waktu itu langsung membalikkan fungsi Hagia Sophia menjadi gereja lagi dan menyerahkan kepengurusannya kepada umat Katolik, maka Republik Turki yang baru berdiri itu terancam bubar karena diamuk rakyatnya yang mayoritas Muslim. Maka, mengubah fungsi Hagia Sophia sebagai museum bagi Attaturk saat itu adalah pilihan yang dianggap paling bijak dan adil. 

Sayangnya, 85 tahun setelah putusan Kemal Attaturk terhadap Hagia Sophia, Presiden Erdogan melakukan kesalahan yang sama dengan Sultan Mehmet II, meskipun dengan latar belakang yang berbeda. Sangat mungkin keputusan Presiden Erdogan itu dilatarbelakangi oleh ambisi politik. Sejak awal pemerintahannya sepuluh tahun lalu Erdogan selalu menolak desakan kaum konservatif untuk mengubah status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. Tetapi anehnya, menjelang akhir periode kepresidenannya ia tiba-tiba berubah sikap dengan mengambil keputusan kontroversial tentang Hagia Sophia. 

Motif tindakan Erdogan mendukung perubahan status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid itu dilatarbelakangi kepentingan politis untuk memenangi pilpres pada 2023. Bagi Erdogan, mengubah status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid merupakan kebijakan yang ampuh untuk terus mendapat dukungan dari kaum konservatif Turki pada pemilu mendatang. Faktanya, opini umum Turki yang didominasi kubu konservatif mendukung tindakan Pemerintah Turki mengubah status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. 

Alhasil, nasib Hagia Sophia sungguh menyedihkan. Baik Sultan Mehmed II, Mustafa Kemal Attaturk, maupun Recep Tayyip Erdogan, telah melakukan tindakan zalim atas bangunan monumental hasil peradaban manusia itu. Ketiganya mengesampingkan akhlak Islami dan mengabaikan tuntunan agamanya menyangkut hak-hak umat non-Muslim. Menurut saya, putusan yang paling benar sesuai dengan tuntunan agama, etika sosial, maupun hukum internasional adalah: kembalikan Hagia Sophia kepada yang berhak mengelolanya, yaitu umat Katolik. Biarkan umat Katolik mengurus bangunan religius itu dan memutuskan peruntukannya, tentunya berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku di Turki. Dalam hal ini, Pemerintah Republik Turki wajib memberikan dukungan dan perlindungan. Itulah jalan yang paling bijak dan benar.
07.27
thumbnail

Penjelasan Ilmiah Mengapa Langit Berwarna Biru

Posted by Aizen Sosuke on Kamis, 16 Juli 2020

Birunya Warna Langit dan Kaitan dengan air Laut
Warna langit dan air laut sama-sama biru. Karena kesamaan ini, warna langit dan laut sering dihubungkan. Bahkan, banyak orang berpendapat bahwa warna biru laut adalah pantulan langit. Tapi, benarkah demikian? Jika kita perhatikan, saat ke pantai, warna laut mengikuti warna langit. Misalnya saja ketika senja, laut juga akan terlihat kemerahan atau jingga. Dengan kata lain, benar bahwa warna laut dan langit saling berhubungan. Tapi, warna dari keduanya terjadi secara indipenden (tidak terkait) juga. Pernyataan di atas mungkin terdengar membingungkan, karena itu, News-Mojo mengutip penjelasan dari Michael Kruger, ahli fisika di University of Missouri.

"Langit berwarna biru bukan karena atmosfer menyerap warna-warna lain, tapi karena atmosfer cenderung menyebarkan cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek (biru) ke tingkat lebih besar jika dibandingkan dengan gelombang yang lebih panjang (merah)," ujar Kruger dikutip dari Scientific America. "(Selain itu), cahaya biru dari matahari berserakan ke mana-mana dan jauh lebih banyak daripada warna-warna lainnya, jadi ketika melihat ke langit siang hari Anda akan menemui biru di mana pun," imbuhnya. Kruger menyebut bahwa hamburan cahaya itu disebut dengan "hamburan Rayleigh". Efek ini terjadi ketika partikel yang melakukan hamburan lebih kecil dari panjang gelombang cahaya, seperti halnya nitrogen dan oksigen di atmosfer. Sedangkan warna biru pada laut disebabkan air laut menyerap sinar matahari. Ketika cahaya matahari menghantam lautan, air menyerap warna gelomban panjang (merah) dan cahaya panjang gelombang pendek (violet dan ultraviolet).
Penjelasan Ilmiah Mengapa Langit Berwarna Biru
Merangkum dari Live Science, warna cahaya yang tersisa setelah penyerapan itu adalah panjang gelombang biru. Tingkat warna biru dari air tergantung dari seberapa banyak air yang tersedia untuk menyerap cahaya. Misalnya saja, air dalam gelas bening tidak memiliki molekul yang cukup untuk menyerap cahaya. Lalu mengapa senja berwarna kemerahan? "Ketika matahari terbenam, cahaya yang mencapai Anda harus melewati lebih banyak atmosfer dibanding ketika matahari berada di atas kepala," kata Kruger.

"Maka, satu-satunya warna cahaya yang tidak tersebar adalah dengan panjang gelombang panjang, yaitu merah," tegasnya. Dengan kata lain, "filter" molekul yang lebih banyak sehingga senja yang sampai pada mata kita kemerahan. Hal ini juga menjawab mengapa awan berwarna putih. Kruger mengatakan, partikel dalam bahan pembentuk awan bertanggung jawab untuk menyebarkan cahaya lebih besar dibanding panjang gelombang cahaya. "Akibatnya, semua warna cahaya tersebar oleh lebih atau kurang dari jumlah yang sama," ungkapnya.
06.50