Minggu, 05 Juli 2026

Peristiwa Turunnya UFO Alor NTT Tahun 1959

Sobat News Mojo, kalian pasti pernah bertanya-tanya di dalam benak: "Apakah UFO dan Alien itu benar-benar ada?". Hal ini akan menjadi perdebatan yang tiada habisnya dari umat manusia di bumi. Begitu banyak kesaksian kejadian penampakan UFO dari berbagai penduduk di banyak negara, dari pilot jet tempur, dari Marinir yang sedang bertugas, dan dari warga lokal. Bahkan bukti-bukti konkret yang berhasil diabadikan oleh pilot jet temput yang berhasil merekam video UFO yang bisa bergerak di luar nalar dan diluar hukum fisika yang kita kenal selama ini.

Di Indonesia sendiri pernah beberapa kali terungkap kejadian penampakan atau turunnya UFO di berbagai daerah, salah satunya terjadi di Alor, Nusa Tenggara Timur pada tahun 1959 silam. Tahun 1959 mungkin menjadi tahun yang dikenang sebagai masa yang berbeda bagi warga Alor. Kala itu, muncul kawanan orang asing dengan ciri-ciri yang aneh. Kulit mereka berwarna merah, berambut perak, mengenakan baju biru berlengan panjang, memiliki ikat pinggang, dan membawa sebuah senjata berbentuk tongkat tabung dari logam. Selain itu, bagian belakang kepala mereka tampak lebih tinggi. Berikut fakta-fakta lainnya yang terjadi dari kedatangan alien di pulau Alor 1959:

1. Kisah alien di pulau Alor ini dicatat oleh seorang tokoh Angkatan Udara dan salah seorang pendiri LAPAN itu sendiri, Raden Jacob Salatun. Dalam buku berjudul “UFO: Salah Satu Masalah Dunia Masa Kini”. Bila kita membaca latar belakang Salatun, rasanya sulit bila langsung memberi cap “palsu” pada kisah alien di pulau Alor ini.

2. Kedatangan mereka ke Alor diketahui oleh beberapa penduduk lokal. Namun, sebab aktivitas salah seorang dari orang asing itu tampak mencurigakan, sejumlah masyarakat Alor menanggapi hal itu secara negatif. Akibatnya, si orang asing itu dikepung dan diserang dengan anak panah.

3. Anehnya, yang diserang justru bergeming, kebal. Belum sempat penduduk mencerna betul rasa herannya, orang asing itu tiba-tiba melompati mereka dengan setinggi kepala manusia dan menghilang setelahnya.

4. Para pendatang asing tak hanya datang sekali itu saja. Kali ini, di pulau sebelah, Pantar. Enam orang berpostur tinggi diceritakan berkeliling ke perkampungan penduduk pasca matahari terbenam. Bahkan, salah seorang dari mereka juga tak segan untuk membuka jendela rumah penduduk, sekadar mengamati kondisi di dalamnya. Kejadian ini lantas menimbulkan ketakutan dan penduduk tak berani keluar rumah.

5. Kabar itu sampai ke Kepala Kepolisian Alor kala itu, Alwi Alnadad. Didorong oleh laporan penculikan, Alnadad lalu mengumpulkan sejumlah personel polisi untuk diberangkatkan ke lokasi yang disinyalir jadi tempat para orang asing itu pada malam hari. Alnadad dan anak buahnya juga dipersenjatai dengan senapan jenis Bren, Garrand, dan Thompson.

6. Benarlah, polisi bertemu dengan yang dimaksud sebagai pendatang asing itu. Berjarak 13 meter, hujan peluru ditembakkan secara serentak. Keanehan kembali muncul, yang tertembak seolah tak terkena efek apa pun, tak ada setetes darah pun di lokasi tersebut, hanya ada lubang-lubang peluru pada pohon-pohon di sana.

7. Konfrontasi itu tak terjadi lama, yang dicari Alnadad dan kawanan polisi sudah menghilang. Hanya tersisa jejak kaki sejauh lima meter dari sana, sedangkan selebihnya tidak ada lagi tapak kaki apa pun.

Nah, sobat News Mojo, apakah sobat percaya dengan kejadian turunnya UFO dan alien di Alor NTT ini? Peristiwa ini memiliki bukti dan kesaksian paling lengkap dibanding peristiwa penampakkan UFO lainnya yang terjadi di Indonesia. Semua berpulang pada anda apakah sobat percaya atau tidak degan eksistensi UFO dan makhluk Ekstra-Terestrial (E.T.). Alam semesta sangat luas sekali, hampir tak berbatas, masih banyak misteri di alam semesta ini yang belulm terungkap oleh umat manusia.

0 komentar :

Posting Komentar