thumbnail

LG Optimus G, Kombinasi Hardware Terkini & Feature Eksklusif LG

Posted by Aizen Sosuke on Minggu, 08 Maret 2015

LG Optimus G, begitu LG menamakan produk smartphone yang sekilas terlihat mirip iPhone 4 dari Apple ini. Ada satu hal yang dimiliki oleh LG Optimus G dalam hal kenyamanan. Meski digunakan untuk bermain game berat dalam waktu lama, smartphone ini tidak terasa panas. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh penematan hardware yang baik serta material yang digunakan.

Pada sisi depan, LG tak banyak melakukan perubahan dengan bentuk kotaknya. Sisi belakanglah yang mendapat per­lakuan istimewa dengan penggunaan bahan kaca yang diklaim cukup handal menahan goresan halus. Lapisan kaca juga membuat LG Optimus G terlihat mewah. Tak ketinggalan, sebuah modul kamera beresolusi ekstra besar, 13 MP, disematkan dengan dukungan feature seperti Live Shot (untuk merekam video sekaligus mengambil gambar) dan Time Catch Shot untuk menangkap momen sesaat sebelum shutter ditekan. Kedua feature ini sangat berguna untuk Anda yang menyukai fotografi.

Dari beberapa kali mencoba mengambil gambar, saya merasa kualitasnya jus­tru masih belum mampu meninggalkan pesaingnya yang hanya menggunakan kamera 8 MP. Foto di tempat cukup cahaya, kualitasnya tentu tidak buruk, namun juga tak bisa dikatakan "wah". Pada kondisi minim cahaya, flash yang dimilikinya justru membuat foto terlihat menguning.

Beralih ke segi performa, smartphone ini mampu melibas game HD de­ngan frame rate yang sangat baik. Quad-core 1,5 GHz Krait dari Snapdragon dan GPU Adreno 320 adalah penyebabnya. Fungsi multitasking pun lebih optimal dengan RAM sebesar 2 GB. Bermain dan menonton video kualitas HD juga terasa nyaman dan optimal dalam layar 4,7 inci beresolusi 1280 x 768 pixel.

Harus diakui, LG menjadi salah satu yang terdepan dalam mengembangkan UX (user experience) untuk smartphone Android. Kali ini, LG membawa feature Live­zooming untuk fungsi zoom-in dan zoom-out di beberapa aplikasi, seperti messaging, gallery, hingga saat menonton video. Dual Play juga tak kalah penting, yakni menjadikan TV sebagai layar eksternal untuk presentasi, sementara Anda masih tetap bisa bermain game di ponsel. Feature penting lainnya adalah Q-slide untuk membuka dua hingga tiga aplikasi sekaligus dengan window yang bisa di-minimize layaknya PC sehingga semakin memudahkan fungsi multitasking. Di sisi baterai, LG turut menyertakan built-in battery 2100 mAh dengan kapasitas lebih besar yang kuat digunakan hingga sehari penuh. Smartphone yang dibanderol seharga IDR 6,7 juta inipun memiliki spesifikasi yang mumpuni, yakni sebagai berikut:
Spesifikasi Smartphone LG Optimus G
OS
Android 4.1.2
CPU
Quad-core 1,5 GHz Krait
GPU
Adreno 320
Memori/ Storage
2 GB / 32 Gb
Bobot
145 gram
Konektivitas
Bluetooth, Wi-Fi, DLNA, Miracast, NFC, Android Beam
Display
4,7 inci (1280 x 768)
Kamera
13 MP & 1,3 MP / 1080p
Baterai
Li-polymer 2100 mAh
Interface
   Audio jack 3,5 mm, micro USB port
Paket Penjualan
   Manual, kabel data USB, charger, earphone

Aspek plus & minus:
(+) Baterai 2.100 mAh dengan kemampuan bertahan seharian
(+) Performa multitasking-nya tak perlu diragukan lagi
(+) Dijejali beragam feature eksklusif

Kesimpulan:
Harus diakui, LG tergolong kreatif dan inovatif mengembangkan feature untuk mendukung user experience pengguna smartphone Android. Tak hanya memerhatikan spesifikasi, LG turut menghadirkan segudang feature eksklusif yang sangat menarik.
19.00
thumbnail

HP Luncurkan Tablet Hybrid Envy X2

Posted by Aizen Sosuke on

Hewlett Packard (HP) Indonesia meluncurkan Multitouch Hybrid PC seri Envy x2. Disebut hibrida karena perangkat ini memiliki dua fungsi, yaitu tablet dan laptop. Cynthia Defjan, Team Lead of Hewlett Packard Value Products HP Indonesia mengatakan, sebagai laptop yang dapat difungsikan sebagai tablet, Envy X2 memiliki layar sentuh multitouch 11,6 inci yang dapat dipisah dari keyboardnya sehingga menjadi tablet.
"Pengguna dapat dengan mudah memisahkan atau menyatukan kembali layar dan keyboard. Dengan satu perangkat, pengguna dapat menggunakannya sebagai laptop atau tablet ringan," ujar Cynthia.

Seperti perangkat tablet hibrida lainnya, HP Envy X2 menggunakan sistem operasi Windows 8 dengan bobot keseluruhan 1,4 kg. Sedangkan bobot tabletnya saja berkisar 0,68 kg. Spesifikasi HP Envy X2 dilengkapi dengan prosesor Intel Atom Dual-core 1,8 GHz, RAM mulai dari 2 GB, SSD 64 GB, dengan feature webcam HD 1080p yang memiliki teknologi HP TrueVision untuk meningkatkan kualitas gambar.

Mekanimse magnet digunakan untuk menghubungkan tablet dengan keyboard. Keyboard milik Envy X2 sendiri memiliki ukuran penuh yang ditujukan untuk mendukung kenyamanan mengetik. HP Envy X2 juga dilengkapi dengan teknologi NFC Sementara trackpad-nya memiliki fungsi multi-touch gesture untuk pengalaman navigasi interface Windows 8.

Dari sisi audio, HP menggarap Envy 2 dengan serius dengan disematkannya feature Beats audio untuk menghadirkan suara yang lebih kaya dan mendetail. Teknologi Near Field Communication (NFC) yang disematkan akan mempermudah pengguna dalam berbagi konten seperti foto, kontak, dan URL hanya dengan sekali tap yang mudah.
18.34
thumbnail

MSI FM2-A75IA-E53, Mobo Mungil dengan Fitur Lengkap

Posted by Aizen Sosuke on Jumat, 06 Maret 2015

Mainboard dengan form factor Mini-ITX kerap menjadi pilihan saat seseorang ingin membangun sebuah desktop PC dengan ukuran mungil. Tidak hanya itu, untuk membangun HTPC pun terkadang mainboard berukuran Mini-ITX digunakan agar tidak memakan banyak ruang untuk meletakkan PC. Bagi Anda yang ingin membangun HTPC, mainboard MSI FM2-A75IA-E53 dapat menjadi salah satu alternatif pilihan.

Dengan modul Wi-Fi dan bluetooth yang dimilikinya, mainboard ini dapat terkoneksi dengan perangkat lainnya dengan mudah. Jika jangkauan sinyal Wi-Fi kurang memuaskan, Anda dapat memasang satu buah antena Wi-Fi yang disertakan pada paket penjualannya.

Menggunakan soket FM2, membuat mainboard yang berukuran mungil ini dapat disandingkan dengan prosesor AMD Trinity. Mulai dari prosesor A-series A4-5300 hingga A10-5800K. Jika tidak membutuhkan on-die graphics card, Anda juga dapat memasang prosesor AMD Athlon X2 dan Athlon X4 yang bersoket FM2. Sebagai gantinya, mainboard ini menyediakan satu buah slot PCIe 16x yang dapat digunakan untuk memasang graphics card. Di depan slot PCIe 16x tersebut, terdapat dua buah slot RAM DDR3 Dual Channel. Anda tidak perlu khawatir kekurangan RAM, karena masing-masing slot RAM tersebut mampu mengenali modul RAM DDR3 hingga kapasitas 16 GB.

Dengan begitu, maksimal RAM yang mampu dibaca oleh mainboard ini sebesar 32 GB. Dukungan teknologi AMD Dual Graphics pada mainboard ini dapat Anda manfaatkan jika menggunakan prosesor AMD A series yang mempunyai on-die graphics card AMD Radeon HD seri 7000. On-die graphics card tersebut dapat disinergikan dengan graphics card ber-interface PCIe 16x agar dapat bekerja secara bersamaan.
Meskipun kecil, namun mainboard ini tidak lupa menyertakan port mSATA untuk SSD berinterface mSATA

Bagi Anda yang memiliki hard disk maupun SSD yang menggunakan interface SATA III, Anda dapat memasangnya di mana saja, karena semua port SATA pada mainboard ini memiliki kecepatan 6 Gb/s. Harga mobo ini dipatok sebesar 980.000 rupiah. Berikut data teknis mobo MSI FM2-A75IA-E35:
Data Teknis  Mainboard ASRock FM2A85X Extreme6
CPU
AMD soket FM2
Chipset
AMD A75
Memori
Dual-channel up to 2133 MHz (O.C.)
Sata3 / eSata3
4 / 1
Port USB 3.0
4 (2+2 via header)
Dukungan Multi-GPU
N/A
Grafis On-board
AMD Radeon HD 7000
Video Output
D-Sub, HDMI
Fitur Khusus
OC Genie II, AMD Dual Graphics, Hi-c CAP, Solid Capacitor
Paket penjualan: Manual, Quick Instalation Guide, Driver Disc, 1 x Wi-Fi Antenna, I/O Shield, 2 x SATA cables

Kelebihan & kekurangan:
(+) Dilengkapi dengan modul Bluetooth dan modul Wi-Fi
(+) Menggunakan kapasitor solid dan HI-c CAP pada PWM
(+) Dukungan terhadap teknologi AMD Dual Graphics
08.51
thumbnail

ASRock FM2A85X Extreme6, Mainboard Chipset FM2 Untuk Para Overclocker

Posted by Aizen Sosuke on

Meskipun prosesor AMD Vishera memiliki performa yang lebih kencang, namun hadirnya chipset AMD A85X membawa angin segar untuk prosesor kelas menengahnya, yaitu AMD Trinity. Selain mengadopsi chipset AMD A85X, mainboard ASRock FM2A85X Extreme6 juga mempunyai kemampuan overclocking yang baik berkat Digi Power Design dan 8 + 2 Power Phase Design pada PWM. Tidak hanya itu, kapasitor emas yang digunakan pun turut menambah kestabilan kinerja mainboard.

Untuk para overclocker, mainboard ini menyediakan beberapa feature yang lengkap. Seperti dua buah LED seven-segment display untuk mengetahui error code yang terjadi pada mainboard. Ketika konfigurasi overclock gagal, cukup tekan tombol clear CMOS yang berada di sisi belakang, maka konfigurasi BIOS akan kembali ke awal. Tombol reset dan tombol power juga tidak lupa disertakan untuk memudahkan overclocker saat tidak menggunakan casing. Selain tombol clear CMOS, bagian belakang mainboard ini dilengkapi dengan empat buah port USB 3.0 dan dua buah port USB 2.0. Sementara untuk output display, tersedia port D-Sub, DVI, HDMI, dan DisplayPort.

Sebagai mainboard kelas high-end, ASRock FM2A85X Extreme6 dilengkapi dengan feature Virtu Universal MVP untuk melakukan virtualisasi GPU agar performa GPU dapat meningkat. Dengan tiga buah slot PCIe 16x, Anda dapat meletakkan beberapa buah graphics card sekaligus dengan konfigurasi AMD Quad Cross-FireX, AMD 3-Way CrossFireX, dan AMD CrossFireX. Masing-masing slot tersebut bekerja pada mode 16x, 8x, dan 4x. Harga mainboard ini lumayan terjangkau buat kocek orang Indonesia, yaitu Rp 1.400.000,- saja.

Jika daya yang dibutuhkan pada graphics card tidak mencukupi saat melakukan overclock, Anda dapat menghubungkan kabel molex dari PSU ke konektor molex yang terdapat pada permukaan mainboard untuk menambah daya graphics card. Berkat chipset AMD A85X, mainboard ini menyediakan tujuh buah port SATA III. Dengan begitu, Anda dapat menancapkan hard disk atau SSD berinterface SATA III di mana saja.
Kurang daya saat melakukan overclock graphics card? Pasangkan saja konektor molex ini dengan power supply

Data Teknis  Mainboard ASRock FM2A85X Extreme6
CPU
AMD soket FM2
Chipset
AMD A85X
Memori
Dual-channel up to 2600+ MHz (O.C.)
Sata3 / eSata3
7 / 1
Port USB 3.0
6 (4+2 via header)
Dukungan Multi-GPU
AMD Quad CrossFireX, AMD 3-Way CrossFireX, AMD CrossFireX, AMD Dual Graphics
Grafis On-board
AMD Radeon HD 7000
Video Output
D-Sub, HDMI, DVI, DisplayPort
Fitur Khusus
ASRock Extreme Tuning Utility (AXTU), ASRock X-Boost Technology, Premium Gold Caps, XFast RAM, XFast LAN, XFast USB, THX TruStudio
Paket penjualan: Quick Instalation Guide, Software Setup Guide, Driver Disc, I/O Shield, 4 x SATA III cables, Warranty Card

Kelebihan & kekurangan:
(+) Dilengkapi dengan satu buah konektor molex
(+) Port output display yang lengkap, D-Sub, DVI, HDMI, dan DisplayPort
(+) Memiliki feature cukup lengkap untuk overclocking
08.36
thumbnail

Monitor Asus PB278Q, Support Hingga Resolusi 2560 x 1440 Pixel

Posted by Aizen Sosuke on

Panel IPS selama ini cukup menguasai pasar LCD dan LED monitor yang diluncurkan oleh berbagai merek. Mengambil jalan yang berbeda, ASUS merilis produk LED monitor dengan panel PLS (Plane-Line switching). Panel PLS sendiri diluncurkan oleh Samsung sebagai alternatif pilihan dari panel IPS yang diluncurkan LG dengan karakteristik serupa.

Produk monitor LED dari ASUS ini bernama ASUS PB278Q. Mengintip dari penampilannya, bisa dipastikan produk ini dititahkan untuk bersaing di segmen enthusiast. Modal utamanya adalah dimensi layar yang lebar berukuran 27 inci. Saat mengeluarkannya dari dalam box penjualan, kami semakin yakin akan kualitasnya karena bobotnya yang ekstra berat. ASUS PB278Q adalah satu dari sedikit monitor yang masih menyediakan feature adjustment seperti pivot, swivel, dan tilt. Pengaturan yang dapat dilakukan yaitu mendongakkan layar ke atas dan ke bawah, merotasi layar menjadi portrait, dan menaik-turunkan posisi layar ke atas dan ke bawah. Sejatinya, LED monitor ini bisa menjadi pilihan menarik, terutama untuk keperluan game, benchmark, dan juga desain. Penyebabnya adalah resolusi layarnya yang mencapai 2560 x 1440 pixel.
Sudut sempit di area input interface ASUS PB278Q menyulitkan saat pemasangan kabel

Di Indonesia sendiri, belum banyak pilihan monitor yang memiliki resolusi layar setinggi ini. Karena itu juga, ASUS menyertakan paket penjualan yang lengkap, mulai dari kabel DVI dual-link, kabel HDMI 1.4, kabel DisplayPort, hingga kabel audio 3,5 mm. Dijejali banyak feature, performa ASUS PB278Q tidak mengecewakan. Tampilan jernih berkat resolusi tinggi, viewing angle yang lebar, DCR 80.000.000:1, hingga ASUS Splendid untuk memaksimalkan kualitas tampilannya. Monitor ini juga memiliki built-in speaker yang kualitas suaranya serupa dengan speaker notebook. Untuk mendapatkan pengalaman penggunaan yang maksimal, Anda memerlukan GPU menengah ke atas yang mendukung resolusi di atas Full HD. Jika tidak, kualitas tampilannya tak akan optimal karena resolusinya rendah.
Spesifikasi Monitor ASUS PB278Q
Ukuran Layar
27 inchi
Rasio Kontras
80.000.000:1
Resolusi
2560 x 1440
Tingkat Kecerahan
300 cd/m2
Waktu Respon
5ms (Gray-to-Gray)
Input
D-Sub, HDMI, DisplayPort, DVI
Fitur Khusus
Quickfit, ASUS Splendid, Tilt+Swivel+Pivot+Height adjustment
Paket Penjualan
Manual, Kabel DisplayPort, Kabel HDMI, Kabel Dual link DVI, Kabel Power
Harga
IDR 7.425.000

Kelebihan & kekurangan:
(+) Fungsi adjustment seperti swivel, pivot, dan tilt
(+) Performa baik dengan pilihan interface lengkap
(-) Penempatan input interface-nya menyulitkan saat pemasangan

Kesimpulan:
Monitor dengan panel PLS ini memiliki resolusi ekstra besar. Selain tampilannya yang optimal, monitor ini juga mengusung desain kokoh dengan fungsi adjustment (tilt, swivel, pivot) yang baik. Tak ketinggalan, pilihan interface-nya lengkap dengan dukungan built-in speaker.
08.20
thumbnail

iBOS Ufora LP8, Casing Terjangkau untuk Membangun HTPC

Posted by Aizen Sosuke on

Semakin beragamnya mainboard yang memiliki form factor Micro-ATX dan Mini-ITX, membuat “rumah” untuk mainboard tersebut juga semakin bervariasi. Salah satunya adalah iBOS Ufora LP8. Dengan ukurannya yang mini, casing ini hanya memiliki dua buah drive bay. Satu buah drive bay berukuran 3,5 inci sedangkan sisanya berukuran 5,25 inci untuk meletakkan optical drive. Pada sisi belakang, selain menyediakan lubang untuk I/O port shield, terdapat juga empat buah expansion slot bertipe low profile.

Biasanya, expansion slot ini digunakan untuk meletakkan graphics card tambahan yang dimensinya cukup kecil. iBOS Ufora LP8 sendiri tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih.Meskipun terlihat minimalis, namun casing ini mempunyai bodi yang kokoh. Dengan dimensi 365 mm x 99 mm x 295 mm, casing ini dapat diletakkan secara horizontal maupun vertikal. Untuk menjaga keseimbangan saat diletakkan secara vertikal, iBOS Ufora LP8 menyertakan penyangga dengan berbahan plastik yang dapat diletakkan pada sisi bawah casing. Namun jika Anda ingin meletakkannya secara horizontal, agar casing tidak lecet, Anda dapat memasang empat buah karet penyangga yang memiliki ketebalan 1,5 cm.

Selain tombol power dan tombol reset, di sisi atas juga terdapat lubang-lubang untuk mengeluarkan panas dari dalam casing dan dari power supply. Tidak hanya itu, dengan desain handless, Anda cukup memasukkan empat jemari Anda ke pengait yang ada di sisi atas saat ingin memindahkannya ke tempat lain. Saat mampir ke tempat saya, casing ini tidak datang sendirian, namun ditemani oleh power supply dengan form factor Micro-ATX yang memiliki daya sebesar 500 watt. Jika dihitung-hitung, daya yang disediakan power supply tersebut cukup besar untuk menyalakan sebuah HTPC sehingga Anda tidak perlu khawatir kekurangan daya saat ingin menggunakan hardware kelas mainstream hingga kelas high-end.
Hanya dengan satu tangan saja, Anda dapat memindahkan casing ini dengan mudah

Spesifikasi lengkapnya bisa anda lihat di bawah ini:
Data Teknis Casing iBos Ufora LP8
Frequency Range
Headphone 15 – 20.000 Hz
Microphone 100 – 10.000 Hz
Impedance
Headphone 32 ohm
Microphone <2,2 k ohm
Sensitivity
Headphone 95 ± 3 dB
Microphone -40 dB
BoBot
290 gr
Paket Pembelian
Driver, Manual, Warranty, Microphone, USB Cable, 7.1 Surround Control, 3.5mm Jack Control
Harga
IDR 370.000

Kelebihan & kekurangan:
(+) Dapat diletakkan vertikal maupun horizontal
(+) Memiliki desain yang minimalis dan elegan
(+) Power supply mudah untuk dipasang atau dicopot

Kesimpulan:
Casing ini cocok untuk Anda yang memiliki ruang sempit namun ingin membangun sebuah PC multimedia. Pasalnya, iBOS Ufora LP8 dapat diletakkan secara vertikal maupun horizontal dengan penyangga yang stabil.
08.00
thumbnail

MSI GX 60, Dipersenjatai Dua GPU yang Bertenaga

Posted by Aizen Sosuke on

Berbekal graphics card AMD Radeon seri 7 pada prosesor AMD Trinity, membuat on-die graphics card APU semakin powerful. Tidak hanya pada desktop PC, AMD Trinity juga hadir untuk notebook. Salah satunya adalah MSI GX 60 yang menggunakan prosesor AMD A10 4600M. Seri A10 sendiri merupakan kelas tertinggi dalam jajaran prosesor AMD Trinity. Prosesor AMD A10-4600M ini dilengkapi dengan on die graphics card AMD Radeon HD 7660G yang memiliki memori 512 MB DDR3 dengan core clock 686 MHz dan memory clock 800 MHz.

Tidak cukup dengan on-die graphics card saja, sebagai notebook kelas gaming, MSI GX 60 juga dilengkapi dengan discrete graphics card AMD Radeon HD 7970M. Graphics card ini dipersenjatai dengan core clock 850 MHz dan memori clock 1200 MHz. Dengan memori GDDR5 berkapasitas 2 GB dan interface memory 256-bit, membuatnya cukup bertenaga untuk memainkan game kelas berat. Tidak hanya memiliki graphics card yang bertenaga, dengan hadirnya port D-Sub, HDMI, dan Mini DisplayPort, Anda juga dapat menikmati teknologi multi-display AMD Eyefinity pada notebook ini.

Para gamer juga semakin dimanjakan dengan hadirnya layar LCD 15,6 inci yang beresolusi Full HD. Untuk memperjelas penglihatan Anda, LCD panel juga dilengkapi dengan anti-glare. Tidak hanya saat bermain game, saat membaca maupun mengedit gambar, objek yang ditampilkan pun terlihat lebih jelas. Bagi para gamer yang sering bermain game dalam waktu yang lama, MSI GX 60 menyediakan tombol kipas yang terdapat di samping kiri tombol power.
Tak hanya D-Sub dan HDMI, Mini DisplayPort juga tersedia untuk konfigurasi AMD Eyefinity

Meskipun diperuntukkan untuk mobile gaming, MSI GX 60 menyediakan feature multimedia yang cukup lengkap, seperti speaker 2.1 channel dan empat buah port audio (Audio-out, Audio-in, Line-in, dan Line Out) yang berada di sisi kanan. Selain empat buah port audio, optical drive dan port USB 2.0 juga terdapat pada sisi kanan. Sedangkan pada sisi kiri terdapat tiga buah port USB 3.0 dan card reader.
Spesifikasi Notebook MSI GX 60
Sistem Operasi 
Windows 8
Layar 
15,6 inch 1920x1080
Prosesor
AMD A10-4600M
Chipset
AMD AM70 FCH
Memori
8 GB DDR3
GPU
AMD Radeon HD 7660G / AMD
Radeon HD 7970M
HDD
750 GB
Wireless LAN
Atheros AR1111 WB-EG
Optical Drive
TSSTcorp CDDVDW SN-208AB
Webcam
1,3 MP HD Webcam
Interface 
USB 3.0 x 3, USB 2.0 x 1, RJ-45 x 1, Audio-out x 1, Audio-in x 1, Line-in x 1, Line Out x 1, HDMI, Mini DisplayPort, D-Sub, Card Reader
Bobot 
3405 gr
Fitur Khusus
Killer Gaming LAN, AMD Eyefinity, Steelseries Keyboard, THX TruStudio Pro, Anti-glare LCD panel
Harga
US$ 1200

Kelebihan & kelemahan:

(+) Baterai dapat bertahan cukup lama
(+) Port audio yang disediakan cukup lengkap
(+) Mendukung teknologi multi-display AMD Eyefinity
07.39